Minggu, 5 April 2020

Direktur Rumah Sakit di Wuhan Tiongkok Meninggal Akibat Virus Corona

- 18 Februari 2020, 13:24 WIB
SEJUMLAH pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, Tiongkok.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT – Direktur rumah sakit terkemuka di Wuhan, kota di Tiongkok yang ditengarai jadi muasal penyakit virus corona, meninggal dunia.

Direktur rumah sakit itu, menambah daftar tenaga medis yang bertumbangan meninggal dunia akibat coronavirus.

Ini juga merupakan dokter ternama kedua di Tiongkok, yang meregang nyawa akibat COVID-19.

Baca Juga: Hibah Trem dari Belanda, Pemkot Bogor Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Dedie : Rencana Awal Akan Mendapat 24 Unit

Kabar itu, menurut laporan Reuters, disampaikan oleh stasiun TV pemerintah pada Selasa, 18 Februari 2020.

Liu Zhiming, Direktur Rumah Sakit Wuhan Wuchang, meninggal pada 10.30 waktu setempat, katanya.

Awal Februari, ini jutaan warga Tiongkok diselimuti awan duka atas kepergian Li Wenliang, dokter yang sebelumnya mendapat teguran karena mengeluarkan peringatan dini soal virus corona.

Baca Juga: DEMI Tolak Rencana Pembelian Participating Intrest PT CPI oleh Pertamina, Berikut 4 Sikapnya

Puluhan ribu pekerja medis telah berjuang memerangi penyebaran virus corona, yang diyakini pertama kali berasal dari salah satu pasar makanan laut di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei.

Seperti halnya kematian Li, kabar di kalangan pengguna internet Tiongkok soal kondisi Liu pada Senin malam simpang siur.

Pada malam itu, departemen propaganda Partai Komunis dari Komisi Kesehatan Hubei menulis unggahan di media sosial soal kematian Liu.

Baca Juga: Senandung Persib, Musisi dan Bobotoh Bertutur tentang Lagu-lagu Bertema Maung Bandung

Namun, tak lama kemudian pihaknya menyebutkan bahwa Liu masih hidup.

"Menurut kerabat Liu, pihak rumah sakit masih berupaya melakukan usaha terbaik untuk menyelamatkannya," kata komisi kesehatan dalam unggahan berikutnya. Komisi menambahkan bahwa informasi sebelumnya didapat dari teman baik Liu, yang tidak mengetahui situasi terbaru.

Komisi kesehatan tidak mengunggah pesan apa pun sejak stasiun TV pemerintah mengumumkan kematian Liu pada Selasa pagi.

Baca Juga: 5 Cara Terbaik untuk Rehidrasi dengan Cepat agar Tidak Terjadi Dehidrasi

Beijing dituding menutup rapat keadaan terkait wabah Infeksi Saluran Pernapasan Berat Akut (SARS) pada 2003. Dalam wabah virus corona saat ini, Beijing diminta untuk terbuka.

Pejabat tinggi bidang kesehatan Tiongkok mengatakan pada Jumat, 14 Februari 2020, bahwa 1.716 pekerja medis terinfeksi oleh virus corona,  yang enam di antaranya meninggal.***


Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Reuters

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X