Senin, 30 Maret 2020

Frustasi, Keluarga dari 1.000 Mahasiswa Pakistan yang Terjebak di Tiongkok Protes Sikap Acuh Pemerintah

- 17 Februari 2020, 15:30 WIB
Warga dan keluarga membawa papan tanda dan spanduk menuntut pemulangan mahasiswa Pakistan dari kota Wuhan di China, yang tidak dapat kembali akibat wabah virus korona, saat aksi protes di depan Konsulat China di Lahore, Pakistan, Kamis (13/2/2020).* /REUTERS via ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Pada Minggu 16 Februari 2020 di Karachi, ratusan orang tua di Pakistan melakukan aksi protes kepada pemerintah terkait wabah virus corona di Tiongkok.

Protes tersebut dilakukan lantaran para orang tua tersebut menuntut pemerintah Pakistan untuk secepatnya memulangkan anak-anak mereka dari provinsi Hubei di Tiongkok yang tengah terisolasi.

Hingga saat ini pemerintah Pakistan masih mengesampingkan pemulangan lebih dari 1.000 mahasiswa Pakistan di provinsi tersebut.

Baca Juga: Anies Baswedan Minta Konstruksi MRT Fase 2A Hubungkan Stasiun dengan Halte Transjakarta

Terkait hal ini Menteri Kesehatan Zafar Mirza mencuit di Twitter pada Jumat bahwa ia beserta menteri lainnya akan mengadakan pertemuan dengan orang tua mahasiswa pada Rabu di Islamabad dan pemerintah sedang berkoordinasi dengan otoritas Tiongkok guna memastikan mahasiswa mereka di sana mendapat perhatian.

loading...

Namun gerak lambat pemerintah Pakistan ini semakin membuat para orang tua dan keluarga para mahasiswa tersebut semakin frustasi.

Pasalnya hingga saat ini jumlah korban meninggal virus corona di Tiongkok terus bertambah menembus angka lebih dari 1.700 orang.

Baca Juga: Hindari Kontak Langsung akibat Virus Corona, McDonald's hingga Starbucks di Tiongkok Segel Makanan yang Dipesan Pembeli

Tak hanya itu, para keluarga mahasiswa tersebut juga semakin geram lantaran negara-negara lain sudah mulai memulangkan para warga negaranya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X