Rabu, 1 April 2020

Virus Corona di Amerika Serikat, Diskriminasi Orang Asia-Amerika Kian Mengkhawatirkan

- 15 Februari 2020, 13:16 WIB
Mendiskriminasi orang Asia-Amerika di Amerika meningkat akibat mewabahnya virus corona.* /AFP

Diskriminasi ini akan semakin memburuk mengingat kemungkinan besar virus ini akan terus menyebar dalam beberapa bulan mendatang.

Masker mulut yang biasa digunakan orang untuk melindungi diri dari kuman atau mencegah penyebaran kuman telah menjadi tanda yang mengerikan.

Baca Juga: Di Awal Sempat Menolak, Warga Natuna Antusias Menyemarakkan Pelepasan WNI dari Wuhan ke Daerah Asal

Pemakainya akan dihina dan diserang karena takut ikut tertular virus corona.

Prasangka terhadap orang-orang Asia pun telah diberitakan oleh banyak media Tiongkok.

Akibatnya, Penasihan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi mengecam setiap negara yang 'bereaksi berlebihan' terhadap mewabahnya virus corona ini.

loading...

Baca Juga: Jumpa Penggemar Lucas WayV di Jakarta Ditunda karena Virus Corona

Seperti yang diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, Wang Yi mendesak Amerika Serikat (AS) untuk tidak mengambil langkah-langkah tanggapan yang tidak perlu mengenai virus ini karena dapat menghambat perdagangan, perjalanan, dan pariwisata.

Berdasarkan data per 15 Februari 2020, sebanyak 66.894 orang di dunia terinveksi virus yang mematikan ini serta sebanyak 1.523 orang dinyatakan meninggal.

Korban yang meninggal di antaranya, satu orang berasal dari Jepang, Hong Kong, dan Pilipina sedangkan sisanya berasal dari Tiongkok.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: SCMP

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X