Berjuang di Garda Depan Lawan Virus Corona, 1.716 Tenaga Medis Ikut Jadi Korban

- 15 Februari 2020, 10:06 WIB
ILUSTRASI penanganan virus corona.* /AFP/Hector Retamal

PIKIRAN RAKYAT - Pada Kamis 13 Februari 2020 lalu, Pemerintah Tiongkok melaporkan lebih dari 5.000 kasus baru telah terinfeksi virus corona (2019-nCoV).

Dengan tambahan kasus baru tersebut, total jumlah kasus di Tiongkok mencapai lebih dari 60.000 kasus.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman South China Morning Post, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan, 121 kematian baru membuat angka kematian di Tiongkok mencapai lebih dari 1.300 orang.

Baca Juga: Pengacara Mantan Suami Karen Pooroe: Dia adalah Korban Juga Atas Peristiwa Ini

Provinsi Hubei yang merupakan pusat dari wabah tersebut, mencatat sebanyak 4.823 kasus selama 10 hari berturut-turut sejak 3 Februari sampai 13 Februari.

Angka-angka tersebut merupakan berkas harian kedua yang dirilis sejak dimunculkannya kriteria diagnostik yang baru.

Diagnostik baru tersebut adalah pasien yang masih dalam analisis gejala sudah dianggap sebagai kasus virus corona yang dikonfirmasi.

Baca Juga: Disdukcapil Kota Bandung Percepat Percetakan KTP-el, 78.429 Keping Sudah Cetak

Diketahui, kriteria diagnostik tersebut baru hanya digunakan di Provinsi Hubei, Tiongkok.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: South China Morning Post


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X