Daftar Negara yang Tolak Kepulangan ISIS, Inggris Tak Toleran terhadap Anak-anak dan Bayi

- 14 Februari 2020, 16:32 WIB
TAK hanya Indonesia, beberapa negara bahkan tak beri toleransi bagi eks ISIS.* /Council on Foreign Relations

Akan tetapi, tidak seperti Inggris, Australia masih melunak soal pertimbangan perempuan dan anak-anak mantan ISIS yang ingin kembali ke negeri kanguru itu.

Tercatat pada Juni 2019, pemerintah Australia memulangkan delapan anak dari satu pasangan pejuang ISIS dari Suriah. Anak-anak tersebut kini berada di bawah perawatan otoritas Australia.

Baca Juga: Kemendagri Pastikan Data Sensus Penduduk 2020 Aman Jika Tak Ada Kejahatan

Adapun keterangan yang diberikan Menteri Dalam Negeri Australia, Peter Dutton, mengaku turut prihatin terhadap anak-anak yang lahir dari para pejuang asing ISIS.

Meski demikian, dia menegaskan, Australia harus ‘menyadari ancaman’ yang dapat dilakukan sejumlah wanita dan anak-anak eks ISIS jika mereka kembali ke Australia.

Amerika Serikat

Pada Februari 2019 lalu, seperti diberitakan New York Times, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa perempuan dari Alabama yang bergabung dengan ISIS tidak akan diizinkan untuk kembali pulang.

Baca Juga: Nama Marshanda Terseret dalam Kasus Zefania, Karen Pooroe: Saudari M yang Punya Apartemen

Pernyataan itu dikeluarkan Trump untuk menanggapi Hoda Muthana (20), seorang perempuan Alabama yang bergabung dengan ISIS.

Muthana adalah seorang mahasiswa di Alabama ketika bergabung dengan ISIS pada 2014 silam.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: NU Online


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X