Selasa, 7 April 2020

Daftar Negara yang Tolak Kepulangan ISIS, Inggris Tak Toleran terhadap Anak-anak dan Bayi

- 14 Februari 2020, 16:32 WIB
TAK hanya Indonesia, beberapa negara bahkan tak beri toleransi bagi eks ISIS.* /Council on Foreign Relations

Bagi Javid, siapapun yang meninggalkan Inggris dan bergabung dengan ISIS adalah orang yang dipenuhi kebencian terhadap negerinya sendiri.

Inggris bahkan tidak hanya menolak, melainkan mereka akan mencabut status kewarganegaraan warganya yang bergabung dengan ISIS.

Jika di Indonesia memiliki pertimbangan khusus terkait anak-anak dan bayi yang ingin pulang ke Tanah Air, maka berbeda dengan Inggris.

Baca Juga: Eceng Gondok Sulit Dibersihkan dari Waduk Jatiluhur, Jasa Tirta II Baru Memasang Bouy untuk Mencegah Penyebarannya

Tidak hanya laki-laki dewasa, pemerintah Inggris juga melarang bayi dan anak-anak penduduk mereka yang menjadi anggota ISIS untuk kembali pulang. Dilaporkan, saat ini ada sekitar 30 anak-anak warga Inggris yang ditahan bersama dengan orang tua mereka di kamp-kamp utara Suriah.

Adapun pertambangan kondisi terlalu bahaya dari negara tersebut dengan membiarkan anak-anak dan bayi yang memiliki kewarganegaraan Inggris dari kamp-kamp di Suriah Utara.

Alasan Javid menolak anak-anak eks-ISIS adalah kalau seandainya mereka dibawa pulang maka orang tua mereka akan memiliki alasan kuat untuk kembali ke Inggris.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Pastikan Implementasi Komitmen Layanan di Ujung Barat Indonesia

Australia

Selain Inggris, Australia juga mengancam akan mencabut status kewarganegaraan warganya yang menjadi anggota ISIS.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: NU Online

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x