Minggu, 29 Maret 2020

100 Lebih Anggota Militer AS Alami Cedera Otak Traumatis akibat Serangan Iran

- 11 Februari 2020, 08:53 WIB
ILUSTRASI militer.* /AFP

 

PIKIRAN RAKYAT - Militer Amerika Serikat mengaku lebih dari 50 persen tentaranya mengalami cedera otak traumatis.

Hal ini disebabkan serangan rudal Iran di sebuah pangkalan militer AS di Irak pada Januari lalu.

Sehingga lebih dari 100 tentara AS di sana mengalami cedera otak traumatis.

Baca Juga: Diduga Rem Blong, Konvoi Truk Sampah Alami Tabrakan di Rawamangun Jakarta Timur

Sebagaimana di kutip Pikiran-Rakyat.com dalam Reuters, tidak ada tentara AS yang terbunuh dan langsung mengalami cedera tubuh saat serangan di Irak.

loading...

Rudal, ditembakkan oleh Iran ke pangkalan Ain Al-Asad di Irak sebagai balasan dendam karena AS telah membunuh Jenderal Pengawal Revolusi Qassem Soleimani.

Telah dikonfirmasi sebanyak 109 anggota militer AS di Irak didiagnosa mengalami cedera otak traumatis ringan.

Baca Juga: Solar Orbiter Diluncurkan untuk Mempelajari Misteri Matahari

Cedera otak traumatis ini menyebabkan anggota militer mengalami sakit kepala, pusing, sensitif akan cahaya, dan mual.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X