Tak Diurus Keluarga, Buruh Migran dari Majalengka Meninggal Tertahan di Kamar Mayat RS Malaysia

- 7 Februari 2020, 13:29 WIB
ILUSTRASI mayat.* /ADOBE STOCK

PIKIRAN RAKYAT – Seorang buruh migran  asal Kabupaten Majalengka, Andri Tunru  dinyatakan meninggal di Malaysia, pada 19 Januari 2020 sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Namun hingga kini, jenazahnya masih berada di kamar mayat Hospital Kuala Lumpur, karena tidak ada keluarga yang mengurusnya.

Alamat TKI tersebut pun saat di Majalengka, Jawa Barat  tidak jelas, sehingga tidak diketahui siapa keluarganya. 

Baca Juga: Pencuri Modus Geser Tas di Restoran Kabur ke Lampung dan Palembang

Menurut keterangan Ketua Forum Migran Majalengka (Formima) Ida Neni Wahyuni, Rabu, 5 Februari 2020, kepada sejumlah wartawan di Majalengka, identitas korban hanya tercatat sebagai warga RT 1, RW 1 Majalengka.

Tidak terdapat alamat lengkap lainnya sehingga Forum Migran Majalengka kesulitan menelusuri alanat yang bersangkutan untuk menghubungi keluarga dan tenpat tinggalnya yang jelas.

“Kami masih menelusuri keluarga korban karena di alamatnya kurang lengkap. Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Majalengka membantu mencari alamat lengkap agar jenazah bisa segera dipulangkan kepada keluarganya,” ujar Raida dari Forum Migran Majalengka.

Baca Juga: Cara Membuat Kimchi di Rumah, Rahasia Sehat Orang Korea

Yang bersangkutan diduga bekerja secara ilegal ke Negeri Jiran tersebut, dan majikannya juga tidak mencatat alamat lengkap serta identitas lainnya secara jelas.

Akibatnya ketika ada persoalan yang menimpa korban sulit mengidentifikasi alamat secara jelas.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X