Senin, 24 Februari 2020

Beritakan Wabah Virus Corona, Jurnalis Diancam akan Ditangkap oleh Otoritas Tiongkok

- 25 Januari 2020, 07:30 WIB
ILUSTRASI virus.* /DOK. CANVA

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini, Pemerintah Tiongkok diserang oleh banyak pertanyaan terkait penanganan yang mereka lakukan untuk mengatasi virus corona.

Pasalnya, jumlah korban akibat virus corona di Wuhan, Tiongkok bertambah menjadi 18 korban pada Kamis 23 Januari 2020 kemarin.

Pada awal Januari, polisi kota Wuhan mengkonfirmasi jika mereka telah menangkap delapan orang yang menyebarkan isu virus corona yang menyebabkan komplikasi serius kepada orang yang terjangkit.

Baca Juga: Dianggap Sarang Berkembang Biak Virus Corona, Pasar di Tiongkok Ditutup

Semenjak virus corona menjadi berita utama di beberapa media lokal Tiongkok, banyak jurnalis yang melaporkan adanya ancaman penangkapan oleh otoritas Tiongkok saat melaporkan wabah tersebut.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Business Insider, virus corona mengingatkan kembali kepada wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) pada awal 2000, yang coba ditutup-tutupi oleh Pemerintah Tiongkok.

Kedua virus tersebut tidak jauh berbeda, awalnya orang yang terjangkit virus keduanya akan tekena pilek dan radang paru-paru, namun sejauh ini virus corona dinilai lebih ringan daripada SARS.

Baca Juga: Udara Australia Pengaruhi Hujan yang Akan Mengguyur Akhir Pekan di Bandung, Waspadai Banjir

Sementara itu, tindakan Pemerintah Tiongkok untuk menutupi wabah virus corona membuat beberapa ahli khawatir bahwa tindakan tersebut akan membuat situasi jauh lebih buruk.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: Business Insider

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X