Senin, 30 Maret 2020

Makin Siap Perang, Iran Langgar Batas Uranium Perjanjian Nuklir

- 17 Januari 2020, 20:53 WIB
FILE PHOTO: Iranian President Hassan Rouhani speaks during a meeting with Muslim leaders and scholars in Hyderabad, India, February 15, 2018. REUTERS/Danish/File Photo - RC19FF765D90 /Danish Siddiqui

Karena salah satu cara untuk mengetahui apakah perkataan dari Rouhani itu benar adalah dengan cara melihat sebuah laporan dai Badan Energi Atom Internasional, yang merupakan pengawas nuklir internasional, mengenai kepatuhan nuklir Iran yang keluar bulan depan.

Menurut para ahli lainnya, mengatakan bahwa penyataan yang dikeluarkan oleh Rouhani dapat ditafsirkan sebagai sinyal bagi negara-negara Eropa untuk tetap bertahan dalam kesepakatan.

Namun dibalik penyataan tersebut orang paling penting mendengar perkataan dari Rouhani pada akhirnya adalah Trump.

Jika Trump merasa Iran semakin dekat dengan pembuatan sebuah bom, maka akan ada kemungkinan ia memilih untuk menempatkan lebih banyak sanksi ekonomi pada Iran ataupun kemungkinan kecil ia akan memberikan otoritas pada serangan militer.

Baca Juga: Lakukan Ritual Satanis, 7 Orang Tewas Mengenaskan di Panama

Namun pernyataan yang dikeluarkan oleh Rouhani dan keputusan Iran untuk memperkaya Uranium, akan menghasilkan dua keputusan yang kemungkinan dua-duanya dapat terjadi.

loading...

Kemungkinan yang pertama adalah pernyataan Rouhani dapat menekan negara-negara lain untuk mundur.

Sedangkan kemungkinan yang kedua adalah meningkatkan ketegangan yang saat ini sedang bergejolak.***

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Vox

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X