Senin, 24 Februari 2020

Apple Tolak Bongkar iPhone untuk FBI, Trump Luapkan Kemarahan di Twitter

- 16 Januari 2020, 18:05 WIB
Donald Trump.* /Instagram @realdonaldtrump

Baca Juga: Masuk ke Indonesia, Morris Garage Sudah Daftar ke Gaikindo

"Dari 7 Desember hngga 14 Desember, kami menerima enam permintaan hukum tambahan dan sebagai tanggapan memberikan informasi cadangan iCloud, informasi aku dan data transaksional untuk banyak akun" ujar Perusahaan Apple.

Sebelumnya pada Senin 13 Januari 2020, Jaksa Agung AS, William Barr, menggambarkan penembakan Pensacola sabagai tindakan terorisme dan meminta Apple untuk menyediakan akses ke telepo-telepom tersebut.

Namun, menurut Apple, baru saja 6 Januari 2020 FBI meminta bantuan tambahan untuk mengakses iPhone terat dengan penyelidikan dan baru pada saat itulah Apple mengetahui bahwa agensi terebut tidak dapat mengakses kedua iPhone tersebut.

Baca Juga: Kesepakatan Dagang Antara AS Dengan Tiongkok Masih Timbulkan Keraguan

"Baru pada tanggal 8 Januari kami menerima surat panggilan pengadilan untuk informasi terkait iPhone kedua yang kami tanggapi dalam beberapa jam.

"Penjangkauan dini sangat penting untuk mengakses informasi dan menemukan opsi tambahan," ujar Apple, merujuk pada penguncian tinggi perangkat mana yang masuk jika mereka tidak dikunci untuk waktu yang lama.

Tidak seperti dalam situasi San Bernadino, Apple mengatakan pihaknya terus bekerja dengan FBI.

Baca Juga: Rilis Angka Garis Kemiskinan Indonesia 2019, BPS Sebut Rokok Sebagai Salah Satu Penyumbang Terbesar

"Kami akan bekerja tanpa lelah untuk membantu mereka menyelidiki serangan tragis terhadap bangsa kita." tambahnya.***

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Sky News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X