Senin, 24 Februari 2020

Apple Tolak Bongkar iPhone untuk FBI, Trump Luapkan Kemarahan di Twitter

- 16 Januari 2020, 18:05 WIB
Donald Trump.* /Instagram @realdonaldtrump

Berdasarkan laporan keterangan yang diberikan oleh Apple mengungkapkan bahwa perusahaannya telah menanggapi lebih dari 127.000 permintaan dari FBI dan lembaga penegak hukum Amerika lainnya selama tujuh tahun terakhir.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Sky News, perusahaan Apple telah membawa FBI ke pengadilan atas upaya mereka memaksa membuka iPhone milik salah satu penyerang San Bernadino pada 2015.

Baca Juga: Iran-AS: Dukungan Donald Trump Untuk Para Demonstran Iran dan Sanksinya yang Tetap Berjalan

Mereka mengklaim bahwa jika mereka mengijinkan untuk membuka kunci maka jalan belakang yang diinginkan FBI dapat dieksploitasi oleh penjahat.

Akibat permasalahan tersebut, Trump mengajak warga AS untuk memboikot produk Apple hingga perusahaan tersebut menyetujui tuntutan FBI.

Direktur FBI, James Comey mengatakan bahwa agensinya telah membayar pihak ketiga lebih dari 1 juta Dolar AS untuk meretas iPhone yang terkunci.

Baca Juga: Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Tak Ada Kepastian, Ashanty Akui Ada Kekhawatiran

Banyak perusahaan yang menawarkan akses kepada para penegak hukum dengan harga yang lebih murah.

Tetapi Apple masih belum menolak untuk membantu FBI sehubungan dengan kasus terbaru di mana empat orang tewas oleh seorang pria di bersenjata di pangkalan Angkatan Laut Pensacola di Florida bulan Desember 2019 lalu.

"Dalam beberapa jam setelah permintaan pertama FBI pada 6 Desember, kami menghasilkan berbagai informasi yang terkait dengan penyelidikan.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Sky News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X