Rabu, 8 April 2020

Iran-AS: Dukungan Donald Trump Untuk Para Demonstran Iran dan Sanksinya yang Tetap Berjalan

- 16 Januari 2020, 17:24 WIB
MASYARAKAT Iran ramai-ramai melayat ke kediaman Qassem Soleimani, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat.* /Atta Kenare/AFP

PIKIRAN RAKYAT – Ketegangan politik antara Iran dengan Amerika Serikat telah terjadi sejak beberapa tahun silam.

Ketegangan politik kedua negara tersebut mencapai puncaknya pada awal Bulan Januari 2020 yang diawali dengan serangan rudal pesawat nirawak (drone) milik Amerika Serikat yang menewaskan Jenderal militer Iran berpengaruh Qassem Soleimani di Baghdad, Irak.

Perang kata-kata yang dilontarkan oleh kedua negara tersebut lewat media sosialpun tak terhindarkan.

Baca Juga: Yuk, Percantik Penampilan Diri Sambut 2020 dengan Promo dari Traveloka Xperience!

Iran sendiri melakukan balas dendam atas serangan yang menewaskan Jenderal kesayangannya tersebut.

Iran meluncurkan serangan roket yang ditujukan ke arah Pangkalan Amerika Serikat yang berada di Irak.

Namun sayangnya serangan roket yang diniatkan Iran untuk balas dendam justru menjatuhkan pesawat sipil milik Ukraina di Kota Teheran yang menewaskan 176 orang.

Baca Juga: 5 Menu Makanan yang Membuat Kuku Lebih Sehat dan Kuat, Termasuk Sayuran Hijau

Seperti diberitakan sebelumnya oleh Pikiran-Rakyat.com, ketegangan yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat pascaserangan balas dendan Iran tersebut telah mengalami penurunan.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Reuters

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X