Muhammad Farhan, WNI Sandera Kelompok Abu Sayyaf Bebas

- 16 Januari 2020, 11:50 WIB
MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) berbincang dengan dua WNI yang sebelumnya menjadi sandera kelompok gerilyawan Filipina Abu Sayyaf, Maharudin (kanan) dan Samiun (tengah) usai acara serah terima ke pihak keluarga di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Desember 2019 lalu. Satu orang sandera lagi dilepas pekan ini.* /ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Muhammad Farhan, sandera WNI di Filipina Selatan akhirnya bebas dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf  ASG pada Rabu, 5 Januari 2020, pukul 18.45 waktu setempat.

Ia​​ diselamatkan militer Filipina di Baranggay Bato Bato, Indanan Sulu.

Farhan pun telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Westmincom, Zamboanga dan dinyatakan sehat.

Baca Juga: Di Antara Tawaran Klub Lain, Kiper Timnas Indonesia Teja Paku Alam Pilih Persib

"Selanjutnya, Farhan akan diserahterimakan dari otoritas Filipina kepada KBRI Manila dan dipulangkan ke Indonesia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 16 Januari 2020.

‎Farhan merupakan salah satu dari tiga warga negara Indonesia yang diculik di perairan Tambisan, Lahad Datu, Malaysia pada 23 September 2019 yang lalu.

Baca Juga: Serangan Serigala Merajela, Sejumlah Kambing Ditemukan Mati dengan Usus Terburai

Dua sandera lain yakni Maharudin dan Samiun telah dibebaskan pada tanggal 22 Desember 2019 dan diserahkan langsung oleh Menlu RI kepada keluarga pada 26 Desember 2019.

Dengan bebasnya Farhan,  seluruh WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf telah berhasil dibebaskan.

Judha menambahkan, terdapat 39 WNI yang pernah disandera kelompok tersebut.‎

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X