Rabu, 29 Januari 2020

Protes di Iran, Polisi Lakukan Setrum pada Demonstran hingga Teriakkan ‘Ulama Sesat!’

- 15 Januari 2020, 07:42 WIB
Polisi Iran tanggapi aksi protes publik dengan tindak kekerasan.* /AFP

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Iran mengatakan bahwa mereka telah menangkap orang yang dituduh berperan dalam penembakan jatuh sebuah pesawat Ukraina, Selasa, 14 Januari 2020.

Pemerintah juga telah menahan 30 orang yang terlibat dalam protes yang telah melanda negara itu selama empat hari, sejak militer mengakui kesalahannya telah menembakan rudal yang berdampak pada jatuhnya pesawat.

Turunnya penerbangan 752 ke Ukraina International Airlines, menewaskan semua penumpang yang berjumlah 176 orang.

Baca Juga: Razia LGBT di Depok Dinilai Sebagai Dagangan Politik Mohammad Idris

Kecelakaan itu telah menciptakan krisis baru bagi para pemimpin ulama Republik Islam.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, menjanjikan penyelidikan menyeluruh terhadap kesalahan jatuhnya pesawat yang tidak termaafkan dalam pidatonya, Selasa 14 Januari 2020.

Sementara itu, janji dari Presiden Rouhani merupakan serangkaian permintaan maaf oleh pimpinan yang tidak banyak membantu memadamkan kemarahan publik.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 15 Januari 2020: Sagitarius dan Capricorn Saatnya untuk Fokus pada Tujuan

Tidak hanya itu, dampak yang harus diterima Iran atas kecelakaan tersebut juga harus dilayangkan dari negara-negara lain.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Reuters

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X