Kamis, 27 Februari 2020

Oman Berduka, Kehilangan Sultan yang Membawa Negara dari Kemiskinan Menuju Kemakmuran

- 11 Januari 2020, 20:07 WIB
KEINDAHAN Muscat ibukota Oman, negeri yang makmur, karena Sultan Qaboos bin Said menginvestasikan hasil usaha minyak kerajaan untuk infrastruktur negara.* /weblogtheworld.com


PIKIRAN RAKYAT - Sultan Oman Qaboos bin Said, meninggal dunia Jumat, 10 Januari 2020.

Masa berkabung resmi diumumkan, dan berlaku selama tiga hari atas kabar Sultan Oman meninggal dunia.

"Dengan kesedihan yang mendalam dan kesedihan mendalam ... pengadilan kerajaan berkabung untuk Yang Mulia Sultan Qaboos bin Said, yang meninggal pada hari Jumat," kata sebuah pernyataan dari pengadilan kerajaan, seperti disitat The Guardian dari media resmi negara.

Baca Juga: 4 Wakil Kandas di Semi Final, Indonesia Gagal Juarai Malaysia Masters 2020 

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Akui Pembunuhan Soleimani Didorong oleh Pemakzulan Dirinya

Salah satu WNI yang tinggal di Oman beberapa tahun ke belakang, Retno Hening pun, menyebutkan Qaboos bin Said, pemimpin yang dicintai rakyatnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh retno hening palupi (@retnohening) pada

 

"Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu ???????????? Oman berduka, sultan qaboos bin said meninggal dunia. Ya Allah.. Betapa sedih hati ini mendengar beliau berpulang. Pemimpin baik, yang sangat dicintai rakyatnya." demikian ditulis Retno, yang juga penulis buku populer, Happy Little Soul ini, dalam akun Instagram-nya.

Dalam 49 tahun masa pemerintahannya, Sultan Oman Qaboos bin Said, mengubah negara Teluk itu dari yang dilanda kemiskinan menjadi negara makmur.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara, Instagram, The Guardian, Reuters

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X