Jumat, 29 Mei 2020

Ketegangan Amerika Serikat dan Iran Meningkat, Sedikitnya 1.200 WNI Ada di Area Konflik

- 9 Januari 2020, 18:10 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pernyataandari Gedung Putih setelah Iran meluncurkan misil ke basis militer Amerika Serikat di Irak, 8 januari 2020 waktu setempat.* /MIKE SEGAR/REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Indonesia mendorong Dewan Keamanan PBB meredakan ketegangan antara AS dan Iran. Ekskalasi konflik kedua negara itu diharapkan tidak meningkat.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, sudah melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Vietnam sekaligus Presiden Dewan Keamanan PBB Pham Binh Minh untuk turut meredakan ketegangan yang terjadi saat ini.

Retno menilai, perkembangan yang ada saat ini cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga: Harga Emas Membingungkan dengan Kembali Terjun Bebas, Ketegangan Timur Tengah dan Natuna Mempengaruhi

Baca Juga: Banjir di Indramayu, Air Sungai Sendong Meluap

Indonesia, dikatakannya, sudah mengirim pesan ke semua pihak terkait untuk menahan diri agar eskalasi yang sedang terjadi tidak memburuk.

“Saya sudah menyampaikan pesan ini juga melalui Duta Besar Amerika, Duta Besar Iran di Jakarta dan tadi pagi saya melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Vietnam yang saat ini sedang memegang presidensi Dewan Keamanan PBB,” katanya di Istana Kepresidenan, Kamis 9 Januari 2020.

Ia mengatakan, pemerintah sendiri telah melakukan langkah-langkah antisipasi terkait dampak konflik AS-Iran terhadap warga negara Indonesia di Timur Tengah, khususnya di Iran.

Baca Juga: Pemadam Kebakaran Depok Jadi Tulang Punggung Saat Banjir

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X