Jumat, 29 Mei 2020

Pascapemakaman Jenderal Qassem Soleimani, Iran Tembakan Roket Ke Pangkalan Udara AS di Irak

- 8 Januari 2020, 09:09 WIB
Peluncuran roket.* /ARIANASPACE

PIKIRAN RAKYAT – Serangan rudal pesawat nirawak (drone) milik Amerika Serikat di Kompleks Bandara Bagdad Irak menewaskan Jenderal militer Iran Qassem Soleimani.

Pascaserangan mematikan tersebut membuat ketegangan politik antara Amerika Serikat dengan Iran yang selama ini telah terjadi kian bertambah.

Serangan yang menargetkan tewasnya Jenderal Qassem Soleimani mendapatkan kecaman dari berbagai penjuru dunia.

Baca Juga: Hamas Sampaikan Pesan Belasungkawa atas Tewasnya Qassem Soleimani, Sejumlah Faksi Palestina Menolak

Amerika Serikat berdalih dengan tewasnya Qassem Soleimani pihaknya telah menghentikan penyiksaan dan pembunuhan yang kerap dilakukan oleh Qassem terhadap tahanan di Iran.

Pascaserangan yang menewaskan Jenderalnya tersebut, Iran bersumpah akan melakukan pembalasan dendam.

Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ancaman serangan yang ditujukan kepada sejumlah situs budaya dan sejarah di Iran apabila negara tersebut melakukan pembalasan dendamnya.

Baca Juga: Akhir Konflik Big Hit Entertainment dan Shinsegae mengenai Hak Merek Dagang BTS

Perang kata-kata yang dilontarkan antarkedua negara melalui media sosial tidak dapat terhindarkan.

Untuk menunjukan bukti balas dendamnya pada Rabu, 8 Januari waktu setempat Iran menembakan roket ke Pangkalan Udara al-Asad, Irak yang menampung pasukan Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X