Jenderal Iran Qassem Soleimani Dibunuh, Sentimen Anti-Amerika Serikat Semakin Mendunia

- 7 Januari 2020, 08:57 WIB
Bendera Amerika Serikat dan Israel dibakar.* /AP PHOTO

PIKIRAN RAKYAT - Serangan udara militer Amerika Serikat yang menewaskan komandan senior militer Iran Qassem Soleimani telah membuat sentimen anti-Amerika Serikat semakin mendunia.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menilai hal tersebut menjadi dampak pembunuhan Qassem Soleimani yang juga menimbulkan dendam di seluruh dunia.

"Pembunuhan tersebut juga menciptakan dendam di seluruh dunia," ujar Mohammad Javad Zarif melalui akun twitternya pada Senin 6 Januari 2020 dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Baca Juga: Gagal Dapatkan Kursi DPR, Giring Ganesha Sempat Drop hingga Alami Stres

Keputusan Donald Trump yang menyetujui pembunuhan Qassem Soleimani telah memicu kemarahan dunia dan dendam langsung menjalar dalam skala yang besar.

"Dendam terhadap AS telah dimulai di Asia Barat," ujar dia.

Semakin memanas hubungan antara Amerika Serikat dan Iran usai tewasnya komandan militer Iran Qassem Soleimani yang digempur serangan udara Amerika Serikat di Baghdad.

Kedua negara menyatakan telah siap berperang, Iran telah mengibarkan bendera merah di Masjid Jamkaran di Qom, yang menjadi tempat suci umat islam Iran.

Baca Juga: Ratusan Personel Polda Jabar Berikan Bantuan Sukarela Untuk Korban Bencana

Sementara itu Amerika Serikat mengirim hampir 3.000 tentara tambahan ke Timur Tengah dari Divisi Lintas Udara sebagai tindakan pencegahan di tengah meningkatnya ancaman terhadap pasukan Amerika di kawasan itu, kata para pejabat AS.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X