Minggu, 29 Maret 2020

Komandannya Terbunuh Akibat Serangan Rudal AS, Iran Tegaskan Haknya untuk Bela Diri di Bawah Hukum Internasional

- 4 Januari 2020, 19:33 WIB
Demonstrasi di Iran terkait kematian komandannya, Qassem Soleimani, akibat serangan rudal AS.* /Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas.

Presiden AS Donald Trump baru saja memerintahkan serangan udara untuk membunuh salah satu jendral tersohor di Iran dengan rudal pada hari Jumat, 3 Januari 2020.

Akibatnya, komandan tertinggi Pasukan Quds elit Pengawal Revolusi Iran, Qassem Soleimani, tewas akibat rudal AS.

Baca Juga: Ibunda Rizky Febian Meninggal Dunia, sang Kekasih Turut Berduka

Dengan itu, pemerintahan Iran menegaskan bahwa mereka berhak untuk membela diri di bawah hukum internasional.

loading...

Pernyataan ini disampaikan pemerintah Iran kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres pada Jumat, 3 Januari 2020

Iran akan memperjuangkan haknya di bawah hukum internasional tepat setelah AS membunuh Qassem Soleimani.

Baca Juga: Perairan Natuna Diklaim Tiongkok, PKS: Bukan Kita yang Cari Masalah

Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi menulis dalam secarik surat bahwa pembunuhan Soleimani merupakan suatu tindakan kriminal dan mengandung unsur terorisme.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Reuters

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X