Kamis, 20 Februari 2020

Bukan Hanya Bandara, Pelayanan Publik Lain di India Lumpuh Dampak Demo UU Antimuslim

- 20 Desember 2019, 18:56 WIB
DEMONSTRASI di India menentang UU Antimuslim /Reuters

PIKIRAN RAKYAT - India diketahui baru saja melakukan amandemen terhadap Undang-undang (UU) kewarnegaraannya menggantikan UU Kewarganegaraan sebelumnya tahun 1955.

Dirangkum dari Pikiran-Rakyat.com, RUU Amandemen Kewarganegaraan (CAB), disahkan oleh majelis rendah parlemen pada Senin, 9 Desember 2019 dan majelis tinggi pada Rabu, 11 Desember 2019 malam.

Amandemen ini disahkan pihak parlemen India oleh partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang diratifikasi oleh Presiden Ram Nath Kovind pada Kamis 12 Desember 2019.

Baca Juga: Bela Donald Trump, Vladimir Putin: Pemakzulan Ini Dibuat-buat

UU Kewarganegaraan ini memberikan kemudahan bagi para imigran asal Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan untuk menjadi warga negara India.

Hanya saja, UU itu tidak berlaku jika mereka adalah Muslim.

Makanya, UU ini dinilai sebagai UU Antimuslim. UU ini juga bias dengan fakta yang ada bahwa 14 persen populasi di India beragama islam.

Baca Juga: Penjelasan Mengapa India Mencetuskan UU Kewarganegaraan Antimuslim: India Tanah Air Umat Hindu

Setelah delapan hari disahkan oleh pemerintah India, kebijakan ini terus menuai kritikan, mulai dari mahasiswa, aktivis, artis, budayawan, akademisi, dan pihak oposisi.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Reuters

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X