Jumat, 28 Februari 2020

India Kian Bergejolak Imbas UU Anti Muslim, Mahasiswa: Kami Pikir Aman di Perpustakaan

- 17 Desember 2019, 18:55 WIB
Aksi demonstrasi di India.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di India turun ke jalanan, memprotes aturan baru yang yang memberikan kewarganegaraan kepada non-Muslim yang memasuki India secara ilegal untuk menghindari penganiayaan agama di negara-negara tetangga.

Demonstrasi berlangsung kisruh antara pihak kepolisian dan para mahasiswa yang berasal dari Universitas Jamia Millia Islamia.  

Salah satu koordinator mahasiswa mengatakan tiga bus yang terbakar pada saat demo berlangsung bukan merupakan ulah mahasiswa.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Buruk Perempuan Saat Bermakeup

Namun polisi menyerbu kampus tersebut hingga masuk ke daerah perpusatakaan kampus Jamia Milia Islamia sambil menembakkan gas air mata kepada para siswa yang berjongkok di bawah meja.

Anggota Partai Nasionalis Hindu yang berkuasa dari Perdana Menteri Narendra Modi, Bharatiya Janata, mengatakan, pihak oposisi telah memperalat para mahasiswa.

Seperti yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Associated Press (AP), Pemerintahan Modi mengatakan, amendemen kewarganegaraan yang telah diberlakukan oleh pihak parlemen beberapa minggu lalu akan membuat India menjadi negara yang lebih aman bagi umat Hindu, dan umat minoritas lainnya di negara-negara mayoritas islam, seperti di Bangladesh, Pakistan dan Afganistan.



Akan tetapi kata dia, para kritikus mengatakan, legislasi yang pertama kali di bentuk, yang juga mengondisikan kewarganegaran atas agama dinilai melanggar konstitusi sekuler demokrsi terbesar di dunia.

Sebelumnya, pada Senin 16 Desember 2019 ribuan mahasiswa dari kampus Jamia Milia Islamia memblokade jalan di luar kampus dan bediri sembari menyuarakan pendapatnya.

Di dalam kampus sebagian mahasiswa melakukan aksi duduk damai sambil memegang plakat mengecam pemerintah yang mencederai puluhan mahasiswa saat melakukan unjuk rasa di hari sebelumnya.

Baca Juga: Kecaman Mesut Ozil Pada Tiongkok Berbuntut Panjang, Jersey Dibakar Hingga Pertandingan Arsenal Batal Ditayangkan

Mujeeb Ahmad (21), mahasiswa jurusan satra arab ini, pada hari itu sengaja kembali ke kampus untuk ikut serta dalam unjuk rasa tersebut.

"Kami pikir kami aman di perpustakaan," kata Mujeeb.

Ia menambahkan, bahwa ia dan teman-teman lainnya yang mengunjungi perpustakaan telah mengunci pintu dari dalam.

Namun polisi mematahkan gagang kunci pintu perpusatakaan dan kemudian menyemburkan gas air mata.

Baca Juga: Tanda Sobat Belia Miliki Kepribadian Unik yang Dikagumi Orang Secara Diam-diam 

Sekitar 2000 orang yang teridri dari mahasiswa, keluarga dan kalangan anak muda berkumpul di monumen India Gate yang merupakan ikon New Delhi untuk menolak UU amandemen kewarganegaran yang baru saja disahkan oleh pihak parlemen.

Mahasiswa yang berdemo tersebut juga menantang tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Priyanka Ghandi, salah satu pemimpin partai oposisi juga terlihat mengikuti aksi duduk di monumen India Gate selama dua jam.

Selama aksi itu, pihak kepolisian terus berjaga-jaga, berdiri di samping ribuan demonstran.***


Editor: Abdul Muhaemin

Sumber: Associated Press

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X