Jumat, 10 April 2020

Ribuan Orang Turun ke Jalanan di Bangkok Thailand, Pemimpin Future Forward Sebut Hanya Permulaan

- 15 Desember 2019, 21:49 WIB
DEMONSTRASI di Bangkok, Sabtu 14 Desember 2019.* /REUTERS

BANGKOK, (PR).- Ribuan orang turun ke jalan melakukan aksi protes terbesar di Thailand sejak kudeta tahun 2014, Sabtu 14 Desember 2019.

Hal itu tejadi setelah penguasa melarang partai yang mengadakan demonstrasi menentang pemerintahan mantan pemimpin militer Prayuth Chan-ocha.

Demonstrasi di Bangkok, yang diserukan sehari sebelumnya oleh Thanathorn Juangroongruangkit, pemimpin partai Future Forward membangkitkan ingatan kembali akan aksi-aksi unjuk rasa massal yang berlangsung secara periodik di Ibu Kota Thailand itu selama pergolakan politik dua dekade lalu.

Tak ada tanda usaha untuk menghalangi unjuk rasa terbesar itu sejak Prayiuth merebut kekuasaan tahun 2014 dengan janji mengakhiri kekisruhan seperti itu.

Baca Juga: Prabowo Melawat ke Tiongkok, Jajaki Kerja Sama Pertahanan

"Ini hanya permulaan," kata Thanathorn, miliuner yang berusia 41 tahun, di depan massa yang berkumpul dekat mal MBK Center di jantung distrik bisnis dan perbelanjaan Bangkok seperti dikabarkan Antara.

Thanathorn telah muncul sebagai tokoh oposisi yang paling bersuara lantang menentang pemerintah yang dipimpin Prayuth, 65, sejak pemilihan pada Maret yang dikatakan oposisi itu dimanipulasi untuk menguntungkan tentara.

Panel pemilihan Thailand telah meminta Mahkamah Konstitusi membubarkan partai Future Forward, karena menudingnya melanggar undang-undang yang mengatur partai-partai politik dengan menerima aliran dana miliaran dolar dari Thanathorn.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 6,8 Guncang Filipina, Tak Berpotensi Tsunami

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X