Selasa, 31 Maret 2020

India Memanas Dampak UU Anti Muslim, Bus Dibakar, Jalanan Lumpuh Hingga Stasiun Kereta Api Tidak Beroperasi

- 15 Desember 2019, 14:40 WIB
Pada hari Jumat, 14 Desember 2019, demonstran Muslim di Kolkata melakukan shalat Jumat di depan spanduk protes penolakan undang-undang anti Muslim.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Kerusuhan di India semakin memanas akibat keputusan Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi yang menandatangani undang-undang kewarganegaraan.

Pada Sabtu 14 Desember 2019, setidaknya kerusuhan di India menyebabkan lebih 10 unit bus dibakar dan merusak sedikitnya enam stasiun kereta.

Kerusuhan serta gelombang protes terus dilakukan di berbagai belahan India yang berlangsung hingga hari keempat setelah ditetapkan undang-undang yang dianggap anti islam tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Turis Australia Soal Rendang Indonesia Dibanding Punya Malaysia: Rasanya Lebih Lezat

Sementara itu pihak Pemerintahan Perdana Menteri Narendra mengklaim bahwa undang-undang tersebut akan menyelamatkan kelompok minoritas agama seperti Hindu dan Kristen dari persekusi di Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan.

loading...

Hal tersebut bisa dilakukan dengan memberikan tawaran untuk bisa memperoleh kewarganegaraan India. Namun ketentuan tersebut dikritik lantaran tidak memberikan ketentuan yang sama bagi kaum muslim.

Pemberlakuan undang-undang anti islam tersebut langsung menyurut protes di seluruh India, terutama di tempat-tempat yang dihuni imigran Bangladesh yang telah berkecamuk selama beberapa decade.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Bongkar Tarif Ongkir Ilegal Benih Lobster, Sentuh Angka Ratusan Juta Sekali Kirim

Pada Sabtu ini para pemerotes telah membakar sedikitnya 15 bus di jalan tol yang berada di Negara bagian Bengal Barat, yang terletak sekitar 20 km dari Kalkuta. Akibatnya kemacetan terjadi hingga berjam-jam di wilayah tersebut.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Sumber: Antara, Reuters

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X