Hadiri Sidang Tuntutan di Mahkamah Internasional, Aung San Suu Kyi Diapresiasi Indonesia

- 11 Desember 2019, 15:47 WIB
Plt. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengapresiasi kehadiran Aung San Suu Kyi di Mahkamah Internasional. /YASHINTA DIFA/ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Perdana Menteri Myanmar, Aung San Suu Kyi datang menghadapi tuntutan dugaan genosida di Mahkamah Internasional, The Hague, Belanda pada Selasa, 10 Desember 2019.

Tuntutan ini diajukan oleh Pemerintah Gambia mewakili Organisasi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI).

"Saya berdiri di depan anda untuk menyadarkan dunia dan sekitarnya terhadap suara dari komunitas Internasional," ucap Abubacarr Marie Tambadou, Jaksa Agung dan Menteri Kehakiman Gambia, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Guardian.

Baca Juga: Jaksa Agung Amerika Serikat Bakal Selidiki 4 Perusahaan Teknologi Raksasa dari Facebook Hingga Google

Tambadou mengutip kata-kata Edmund Burke, seorang negarawan asal Irlandia, yang menyatakan bahwa kejahatan menang ketika orang-orang baik tak melakukan apapun.

loading...

Suu Kyi terlihat duduk tenang menghadapi sidang yang menuntutnya atas pembunuhan massal dan pemerkosaan oleh pasukan militer Myanmar di Rakhine.

Sidang pemeriksaan terkait dugaan genosida ini akan berlangsung selama tiga hari di Pengadilan Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: Natal 2019 Diprediksi Tak Indah, Perang Dagang AS-Tiongkok Masih Mencekam

Mendengar kabar tersebut, Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi Aung San Suu Kyi yang tetap hadir menghadapi tuntutan genosida terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Antara, The Guardian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X