Gara-gara Bendungan, Tiga Negara Afrika Ini Bersengketa

- 10 Desember 2019, 11:15 WIB
ILUSTRASI bendungan.* /Adang Jukardi/PR

WASHINGTON, (PR).- Menteri Luar Negeri Mesir, Ethiopia, dan Sudan akan bertemu di Washington pada 13 Januari 2020 guna menyelesaikan sengketa mega proyek bendungan di Nil Biru, Ethiopia. Demikian menurut pernyataan gabungan yang dikeluarkan Departemen Keuangan AS, Senin, 9 Desember 2019 waktu setempat, seperti diberitakan Reuters.

Sebelumnya, menteri luar negeri dan menteri perairan dari tiga negara Afrika itu pada Senin bertemu dengan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dan Presiden Bank Dunia, David Malpass. Pertemuan itu merupakan yang kedua kalinya setelah pertemuan di Washington pada awal November.

Baca Juga: Langka, Amerika Serikat dan Iran Lakukan Pertukaran Tahanan

Mesir khawatir pengisian bendungan di anak sungai Nil Biru akan membatasi pasokan air yang sudah langka dari Sungai Nil. Mesir hampir sepenuhnya bergantung pada ketersediaan air di sungai itu. Sudan juga menjadi hilir dari proyek tersebut.

Sementara Ethiopia mengaku bendungan hidroelektrik tersebut, yang akan menjadi yang terbesar di Afrika, penting bagi pembangunan ekonomi mereka.

"Para menteri luar negeri tak sabar bertemu kembali di Washington DC pada 13 Januari 2020 guna meninjau hasil pertemuan teknis mendatang di Khartoum dan Addis Ababa yang bertujuan merampungkan perjanjian," bunyi pernyataan tersebut dilansir kembali oleh Antara.

Menurutnya, para menteri sepakat bahwa pertemuan teknis harus berupaya mengembangkan aturan serta pedoman atas pengisian dan juga operasi bendungan tersebut, definisi kondisi kekeringan dan langkah-langkah mitigasi kekeringan.***

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X