Sabtu, 25 Januari 2020

Tiongkok Peringatkan Balas AS Atas Dukungannya Terhadap Demonstran Anti Pemerintah

- 28 November 2019, 12:32 WIB
DEMONSTRASI anti-pemerintah Tiongkok di Hong Kong.* /DOK. REUTERS

HONG KONG, (PR).- Tiongkok memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan mengambil tindakan balasan sebagai respon atas sikap AS yang mendukung para demonstran anti-pemerintah di Hong Kong. Tiongkok juga menegaskan bahwa berbagai upaya AS untuk menginterverensi kota yang berada dibawah kekuasaan Tiongkok itu pasti akan gagal.

Ancaman tersebut disampaikan Pemerintah Tiongkok pada Kamis 28 November 2019, sehari setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang (UU) yang mendukung demonstran anti-pemerintah. Meskipun tindakan Trump itu berpotensi menuai kemarahan Tiongkok, negara tempat dia mencari kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang yang merusak.

Baca Juga: Bartholomeus Toto Praperadilankan KPK Terkait Kasus Meikarta, Ini Alasannya

Seperti dikutip dari Reuteurs, undang-undang itu mewajibkan Departemen Luar Negeri, setidaknya setiap tahun, menyatakan bahwa Hong Kong pantas untuk mempertahankan otonominya sekaligus membenarkan persyaratan perdagangan AS yang menguntungkan karena telah membantu wilayah ini tumbuh sebagai pusat keuangan dunia. Ini juga mengancam sanksi untuk pelanggaran hak asasi manusia.

DEMONSTRASI anti-pemerintah Tiongkok di Hong Kong.*
DEMONSTRASI anti-pemerintah Tiongkok di Hong Kong.*

Beijing memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan memikul konsekuensi dari tindakan balasan dari Tiongkok jika terus "bertindak sewenang-wenang" terkait Hong Kong, demikian menurut pernyataan kementerian luar negeri Tiongkok.

Baca Juga: Tayang Awal 2020, Ini Dia Bocoran Pemain Film Guru-Guru Gokil

Pemerintah Hong Kong yang didukung Beijing mengatakan undang-undang itu mengirim sinyal yang salah kepada para demonstran dan "jelas-jelas mencampuri" urusan dalam kota.

Demo anti-pemerintah selama enam bulan telah mengguncang kota yang dikuasai Tiongkok itu, bahkan terkadang memaksa bisnis, pemerintah, sekolah dan bahkan bandara internasional ditutup.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X