Anoreksia Ancam Anak-anak di Eropa

- 26 Oktober 2019, 18:29 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

Anak perempuan

Selama delapan bulan mengolah data, 305 kasus dianggap memenuhi kriteria penelitian dan menunjukkan jumlah penderita anoreksia tertinggi pada anak perempuan Kaukasian.

Hasil penelitian menunjukan sekitar 13,7 dari 100.000 anak berusia antara 8 sampai 17 tahun menderita anoreksia setiap tahunnya. Jumlah penderita terbanyak dialami oleh anak perempuan berusia 15 tahun dengan perbandingan 25,7 dari 100.000 kasus yang ada.

Selama setahun terakhir, anak berusia 8 hingga 12 tahun yang menderita gangguan makan meningkat secara signifikan. Menurut Byford, para peneliti juga harus meninjau konteks dibalik peningkatan tersebut.

“Ada sekitar 250 kasus anoreksia dialami oleh anak berusia delapan hingga 12 tahun,” katanya.

Hanya sedikit yang menjalani perawatan

Byford menegaskan, gambaran dan hipotesis ini tidak terlalu menunjukan bahaya nyata dari anoreksia. Berbeda dengan para remaja, anak-anak cenderung tidak berani datang ke layanan kesehatan. Royal College of Psychiatrists menambahkan hanya 25% dari penderita gangguan makan di Inggris yang benar-benar menjalani perawatan.

“Penelitian ini menunjukkan kekhawatiran psikiater terhadap meningkatnya penderita gangguan mental mematikan pada anak-anak. Penyebabnya kompleks dan penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengatasi penyakit ini. Secara anekdot, penyebab anoreksia diantaranya adalah tekanan pada anak dan iklan yang menunjukan citra tubuh yang tidak realistis," kata Agnes Ayton, dokter spesialis gangguan makan di Royal College of Psychiatrists

loading...

Quinn berpendapat bahwa angka ini sangat rendah dibanding kasus yang terjadi di lapangan. Ia mendesak penelitian lebih lanjut harus segera dilakukan mengacu dari penelitian sebelumnya.

"Penderita anoreksia bisa disembuhkan secara total. Pengobatan lebih awal dapat menyembuhkan anoreksia secara total dan berkelanjutan,” katanya menambahkan kepada The Guardian.***

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X