Kamis, 5 Desember 2019

Anoreksia Ancam Anak-anak di Eropa

- 26 Oktober 2019, 18:29 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

SEBUAH penelitian menunjukan jumlah kasus anoreksia yang meningkat dua kali lipat di kalangan anak-anak Inggris dan Irlandia dalam 10 tahun terakhir. Anoreksia merupakan gangguan makan yang ditandai dengan rasa takut berlebihan bila berat badan naik.

Penelitian tersebut menunjukan sekitar 3,2 dari 100.000 anak berusia delapan hingga 12 tahun menunjukan gejala anoreksia pada 2015. Angka ini meningkat dari tahun 2006 yang hanya menyentuh angka 1,5 hingga 2,1 dari 100.000 anak. Sementara itu, jumlah penderita anoreksia di kalangan remaja sulit dideteksi karena kurangnya data historis sebagai perbandingan.

Penelitian ini didukung dengan adanya laporan dari rumah sakit bahwa pasien penderita anoreksia meningkat dua kali lipat selama enam tahun terakhir. Peningkatan ini dialami oleh para perempuan yang menginjak usia remaja dan 20 tahunan.

Sarah Byford, seorang profesor ekonomi kesehatan di King's College London dan penulis studi, mengatakan remaja yang rentan mengalami gangguan makan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tekanan diet dan tuntutan kompetisi di sekolah.

Di satu sisi, penemuan ini dianggap memberikan gambaran positif: “Penemuan ini adalah tanda bahwa kasus anoreksia di kalangan anak-anak bisa kami dideteksi,” ujar Byford kepada The Guardian.

Tom Quinn dari badan amal Beat, juga mendesak penelitian lebih lanjut terhadap permasalahan ini. Penyedia layanan kesehatan diharapkan dapat melayani para penderita dengan sumber daya yang tersedia.

"Sejak tahun 2016, Inggris memberikan dana besar untuk NHS (National Health Service) atau layanan jaminan kesehatan bagi penderita gangguan makan di bawah usia 18 tahun. Namun, tidak semua komisaris dan penyedia layanan kesehatan memprioritaskan masalah ini,” tuturnya.

Untuk melakukan penelitian ini, Byford dan rekannya meminta sejumlah laporan anoreksia yang ditangani oleh psikiater anak dan remaja di Inggris dan Irlandia. Lokasi penelitian meliputi rumah sakit, universitas, hingga lingkungan masyarakat. Mereka menganalisis laporan kasus anoreksia setiap bulannya dari Februari hingga September 2015.

Dokter yang menangani penderita anoreksia diminta untuk mengisi kuesioner tentang rincian dan diagnosis pasien.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X