Jumat, 6 Desember 2019

Sudah 100 Pengunjuk Rasa Tewas Kena Tembak Polisi

- 7 Oktober 2019, 12:33 WIB
PARA pengunjuk rasa berkumpul di Baghdad, Irak, Sabtu 5 Oktober 2019.*/REUTERS/ANTARA

BAGHDAD, (PR).- Sedikitnya delapan orang tewas dalam aksi unjuk rasa lanjutan antara pasukan keamanan Irak dan massa antipemerintah pada Minggu 6 Oktober 2019, memasuki hari ke-6 kerusuhan yang menewaskan lebih dari 100 orang dan sedikitnya 6.000 lainnya terluka.

Sebanyak delapan orang tewas di Baghdad timur, menurut sumber kepolisian, setelah aparat yang diperkuat pasukan bersenjata menggunakan tembakan langsung. Massa turun ke jalan tak lama setelah pemerintah mengumumkan reformasi, yang berupaya meredam kemarahan terhadap pengangguran dan kasus korupsi.

Kantor berita Reuters yang dilansir Antara menyebutkan, kerusuhan tersebut menjadi tantangan politik dan keamanan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi sejak ia dilantik tahun lalu. Aksi protes memunculkan kembali kekhawatiran serentetan kekerasan baru yang dapat menjadi magnet bagi kelompok-kelompok gerilyawan dan yang dieksploitasi oleh ISIS.

Sebelum bentrokan terbaru di distrik Sadr City di ibu kota, juru bicara Kementerian Dalam Negeri menyebutkan 104 orang tewas, termasuk delapan anggota pasukan keamanan, akibat kerusuhan yang meletus sejak Selasa (1/10/2019).

Ia melaporkan 6.107 orang lainnya terluka, lebih dari 1.000 di antaranya polisi dan pasukan keamanan. Puluhan bangunan juga ikut dibakar, katanya, menambahkan. Namun, ia membantah pasukan keamanan menembaki langsung para pengunjuk rasa.***
 



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X