Perempuan Pemeluk Hindu Siap Menantang Donald Trump

- 28 Agustus 2019, 06:19 WIB
SENATOR Hawaii Tulsi Gillbard.*/REUTERS

WASHINGTON, (PR).- Pemilihan Presiden AS 2020 akan digelar pada 3 November 2020. Kubu oposisi, Partai Demokrat pun telah menyiapkan sejumlah kandidatnya untuk memenangi pemilu tahun depan.

Sejauh ini ada sekitar 20 kandidat capres dari Partai Demokrat, termasuk tujuh srikandi yang ingin berjuang menantang Donald Trump, yang berniat maju untuk periode kedua tahun depan.

Dari tujuh srikandi asal partai oposisi, dua orang di antaranya berdarah campuran, yakni Senator Hawaii Tulsi Gillbard (38) yang merupakan pemeluk Hindu keturunan Samoa dan  Kamala Harris (54) yang berdarah India.

Pada awal tahun ini mereka resmi mengajukan diri dalam bursa bakal calon presiden Amerika Serikat pada Pilpres 2020 mendatang.

Namun, untuk terpilih menjadi capres di AS bukan hal yang mudah. Banyak proses harus dilalui. Begitu juga sejumlah persyaratan harus dipenuhi, di antaranya mendapat dukungan suara dari konstituen minimal dua persen.

loading...

Persyaratan lainnya, kandidat juga harus dijagokan oleh sedikitnya empat lembaga sigi level nasional yang terakreditasi oleh Partai Demokrat. Selain itu, para kandidat juga harus mendapatkan dukungan dari sedikitnya 400 donor berbeda yang tersebar di minimal 20 negara bagian, dengan  jumlah dana yang terkumpul minimal 130.000 dolar AS.

Semua ini merupakan persyaratan yang tidak mudah untuk dipenuhi, bahkan oleh kandidat terpopuler sekali pun, seperti politisi yang juga peselancar asal Hawaii, Tulsi Galbbard.

Tulsi yang dianggap terpopuler dari segi pencarian via Google, punya banyak hal yang menarik untuk dijadikan modal memenangi Pilpres 2020. Termasuk bakatnya sebagai surfer piawai, pengalamannya menjadi anggota kongres AS selama empat periode dan juga pengalaman sebagai tentara AS yang mendapat banyak penghargaan dan pernah ditempatkan di daerah-daerah konflik, seperti Irak dan Libia.

Peluang menipis

Namun, ini semua ternyata tak cukup untuk memuluskan jalan Tulsi menuju kursi nomor satu di Gedung Putih.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X