Jumat, 21 Februari 2020

Dituduh Bunuh Pejabat, Dua Warga Rohingya Ditembak Mati

- 26 Agustus 2019, 10:21 WIB
RUMAH tempat kediaman dua warga Rohingya yang dituduh membunuh pejabat politik, setelah diamuk warga lokal. Polisi telah menembak mati dua warga tersebut pada Sabtu, 24 Agustus 2019.*/GETTY IMAGES

DHAKA, (PR).- Dua warga Rohingya ditembak mati aparat kepolisian Bangladesh di kamp pengungsian setempat, Sabtu, 24 Agustus 2019. Seperti dilansir The Guardian, Minggu, 25 Agustus 2019, aksi kekerasan tersebut terjadi setelah kedua warga Rohingya dituduh membunuh seorang pejabat partai yang berkuasa Bangladesh.

Hampir satu juta penduduk Rohingya tinggal di kamp-kamp kumuh yang terletak di Bangladesh bagian tenggara. Pada 2017 lalu, sebanyak 740.000 penduduk Rohingya melarikan diri dari serangan militer yang dilakukan aparat kepolisian terhadap minoritas Muslim di Myanmar. 

Aktivis HAM yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, mereka percaya kedua pria Rohingya itu dibunuh polisi Bangladesh dalam pertemuan bertahap.

Itu terjadi dua hari setelah upaya Bangladesh dan sejumlah LSM gagal untuk memulangkan para pengungsi. Tidak satu pun penduduk Rohingya kembali ke Rakhine.

"Kedua pria itu meninggal ketika dalam perjalanan ke rumah sakit," kata seorang inspektur polisi setempat, Rasel Ahmad.

Ahmad mengatakan, dua pria Rohingya itu ditembak dan terluka parah di kamp pengungsi Jadimura di distrik Cox's Bazar setelah seorang pejabat yang bernama Omar Faruk dari partai Liga Awami terbunuh. Mereka menduga bahwa dua pria Rohingya yang menembaknya.

Omar Faruk ditembak pada kepalanya oleh pria bersenjata pada hari Kamis di sebuah pemukiman di dekat kota perbatasan Teknaf, kata Ahmad.

Pembunuhan itu telah memicu amarah di kalangan penduduk setempat. Ratusan orang memblokir jalan raya utama sampai menuju ke kamp selama berjam-jam, membakar ban, dan merusak toko yang dikunjungi oleh para pengungsi.

Tersangka utama

Ahmad mengatakan, kedua pria yang ditembak mati pada hari Sabtu lalu telah diidentifikasi sebagai tersangka utama dalam pembunuhan Faruk.

Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X