Minggu, 23 Februari 2020

Penembakan Massal Berkaitan dengan Video Game?

- 13 Agustus 2019, 23:33 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump.*/ EVAN VUCCI/AP

Ferguson berkata “Video game kekerasan tidak berkontribusi pada penembakan massal, tidak secara keseluruhan maupun sebagian.”

American Psychological Association telah menemukan hubungan antara permainan dan film kekerasan dan peningkatan agresi di antara anak-anak, tetapi mengatakan itu hanya satu faktor risiko.

Jeffrey Swanson, seorang profesor psikiatri di Sekolah Kedokteran Universitas Duke berkata “Faktanya, seseorang yang  membantai sekelompok orang asing sudah bukanlah tindak pikiran yang sehat.”

Dia juga mengatakan bahwa ada sekitar 10 juta orang Amerika yang menderita gangguan mental yang serius, dan mayoritas dari mereka tidak terlibat dalam tindak kekerasan.

Swanson berpendapat bahwa kebanyakan penembak massal, tidak memiliki penyakit mental serius yang dapat diidentifikasi seperti skizofrenia, yaitu terbatasnya kemampuan otak untuk berpikir atau melihat kenyataan, atau gangguan bipolar.

Beberapa serangan juga dikaitkan dengan politik, yang didiskusikan secara online, terutama di situs web bernama 8chan.

Salah satu kasus adalah ketika seorang pria membunuh 22 orang di Walmart Texas pada hari Sabtu lalu, yang diidentifikasi dalam laporan media bernama Patrick Crusius yang berusia 21 tahun,  sebelumnya sempat merilis “Manifesto” pada web 8chan, menyerang “Invasi Hispanik” dari Meksiko.

Menurut seorang jurnalis, Robert Evans, 8chan telah mengubah penembakan massal menjadi kompetisi seperti di video game, di mana jumlah orang tewas dihitung sebagai “skor tinggi”

Namun tetap saja, bukti dari semua penembakan massal adalah kemudahan mendapatkan senjata.***

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X