Sabtu, 4 April 2020

Melayani Warga di KBRI Adalah Pekerjaan Mulia

- 2 Agustus 2019, 18:19 WIB
null

SEOUL, (PR).- Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana menegaskan merupakan pekerjaan sangat mulia melayani warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang datang ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Korea Selatan. Untuk itu lakukanlah dengan sepenuh hati. Jangan sampai ada yang kecewa karena merasa tidak dilayani dengan baik.

Penegasan itu disampaikan Dr Aqua pada Kamis siang, 1 Agustus 2019 kemarin saat sharing Komunikasi dan Motivasi di KBRI Seoul. Motivator internasional itu menyampaikan materi berjudul Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Pegawai KBRI Seoul Untuk Memberikan Layanan Prima.

Acara yang dihadiri puluhan pegawai KBRI Seoul itu termasuk para diplomat, dibuka dan ditutup oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Koea Selatan Umar Hadi. Berlangsung lebih dari tiga jam dan semua peserta antusias sekali. Dr Aqua melanjutkan bersyukurlah semua pegawai KBRI Seoul karena di antara KBRI di seluruh dunia, termasuk yang diperhitungkan. Apalagi tahun lalu Duta Besarnya Umar Hadi terpilih sebagai Duta Besar Terbaik atau 2018 Best Ambassador Award. 

Mantan Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan Park Ho-goon yang menjadi Ketua Komite Organisasi The 2018 Korea First, World Best Awards menyerahkan penghargaan kepada Umar Hadi di gedung Parlemen Korea Selatan, Kamis, 21 Juni 2018. "Karena Duta Besarnya adalah yang terbaik maka semua pegawai KBRI Seoul harus menunjukkan kinerjanya secara optimal. Selagi Pak Umar Hadi bertugas di Korea Selatan, banyaklah belajar pada beliau. Jadikan sebagai role model," saran Staf ahli Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia bidang Komunikasi Publik ini.

Terhormat sebagai Pelayan

loading...

Terkait dengan aktivitas melayani, Dr Aqua mencontohkan dirinya yang selama sharing Komunikasi dan Motivasi di KBRI Seoul menjadi pelayan untuk semua peserta. Dia merasa terhormat melakukan itu apalagi mereka adalah orang-orang pilihan yang bekerja di KBRI Seoul.

Mantan wartawan di banyak media tersebut menegaskan bahwa sebagai pelayan dirinya  sama sekali tidak merasa hina. Justru senang mendapatkan amanah untuk berbagi pengetahuan, wawasan, ilmu, dan pengalaman.

"Di Indonesia banyak orang yang pakar di bidangnya masing-masing termasuk sebagai pakar Komunikasi. Tapi tidak banyak yang punya kesempatan seperti saya yakni sharing di KBRI Seoul. Tanpa undangan dan ijin dari Pak Umar Hadi tentunya saya ngga bisa jadi narasumber di sini," ujar Dr Aqua.

Doktor Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung ini menambahkan setiap orang baik WNI maupun WNA yang datang ke KBRI Seoul umumnya membutuhkan bantuan. Untuk itu tanpa melihat latar belakang mereka, bantulah secara optimal tanpa pamrih. Carilah solusi terbaik jika ada masalah.

Halaman:

Editor: Erwin Kustiman

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X