Rabu, 19 Februari 2020

Mengenal Titik-titik Tapal Batas Kota Makkah

- 24 Juli 2019, 13:37 WIB
Masjidil Haram di Mekah Arab Saudi dipenuhi jemaah haji/REUTERS

BETAPA beruntungnya penduduk Kota Makkah, sebab Allah menyukai kota itu sehingga di tempat itu pulalah Rumah Allah (Baitullah) dibangun.

Kota itu pula yang menjadi saksi kelahiran dan kenabian Muhammad SAW sebagai penutup para rasul. Makkah sekaligus menjadi tempat beribadah serta menjadi lokasi yang wajib dikunjungi oleh umat Muslim yang mampu dari jauh maupun dekat.

Bahkan, kota itu juga telah dijadikan sebagai Tanah Suci yang aman tanpa diperbolehkan ada pertumpahan darah di dalamnya. Makkah juga menjadi kota tempat untuk menghapuskan dosa-dosa masa lalu hingga menjadi tempat di mana saat orang beribadah maka pahalanya dilipatandakan hingga 100.000 kali.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, ahli sejarah Makkah, Dr Muhammad Ilyas Abdul Ghani pernah menuliskan bahwa ada tiga pintu masuk utama ke Kota Makkah, yakni Ma’la, Misfalah, dan Syubaikah.

Sebagai kota yang terletak di ketinggian 300 meter dari permukaan air laut, Makkah dikelilingi gunung-gunung, terutama di sekitar Kakbah. Dataran rendahnya berada di sekitar Batha’, sebelah timur Masjidilharam disebut perkampungan Ma’la, sedangkan di barat daya masjid adalah Misfalah.

Rasulullah pada zamannya merupakan warga Ma’la karena lahir dan menetap di kampung itu hingga tiba saatnya hijrah ke Madinah. Bahkan, hingga saat pembebasan Kota Makkah, Nabi dan pasukannya masuk Makkah dari arah Ma’la.

Beberapa rujukan yang menegaskan betapa utamanya Kota Makkah karena memiliki banyak tempat mustajab untuk berdoa, di samping itu menjadi kota yang dijaga oleh malaikat sehingga dajal pun dipercaya tak dapat masuk ke dalamnya.

Rasulullah pun dalam sejumlah hadis menyebutkan tentang betapa cintanya ia terhadap Kota Makkah dan menyebut tak ada Bumi yang lebih baik dan lebih ia sukai selain Makkah. Ia tak pernah ingin meninggalkan kota itu jika seandainya kaumnya sendiri tak mengusirnya.

Di dalam Al Quran, Makkah disebutkan dalam berbagai surat sebagaimana Makkah dalam Surat Al-Fath juga disebut dalam ayat lain sebagai Baklah, Ummul Qura (perkampungan tua), Al Balad, Al Baldah, Haram Amin (tanah suci yang aman), lembah yang gersang, tempat kembali, Qaryah, dan Al Masjid Al Haram.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X