Sabtu, 30 Mei 2020

Israel Kembali Gusur Rumah Warga Palestina

- 24 Juli 2019, 09:57 WIB
Palestina/REUTERS

JERUSALEM, (PR).- Militer Israel mulai menggusur puluhan rumah penduduk Palestina di kawasan Jerusalem Timur pada awal pekan ini.

Dilansir NBC News, penghancuran itu mengakhiri 'perjuangan' hukum bertahun-tahun atas sejumlah bangunan tersebut. Kawasan pemukiman yang menjadi sengketa itu, dibangun di sepanjang garis tak kasat mata yang memisahkan Jerusalem dan Tepi Barat yang diduduki.

Otoritas Israel mengatakan, bangunan tersebut didirikan terlalu dekat dengan batas pemisah Tepi Barat. Sementara, warga mengatakan bahwa bangunan tersebut berada di tanah Tepi Barat, dan otoritas Palestina telah memberikan izin mendirikan bangunan.

Keputusan Mahkamah Agung baru-baru ini telah dijadikan alasan bagi militer Israel mengusur warga Palestina pada Senin malam.

Dilansir NBC News, kendaraan konstruksi alat berat menghantam atap dari beberapa bangunan, dan ekskavator besar membersihkan puing-puing.

Sementara itu, Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan mengatakan bahwa Mahkamah Agung mengatur pembangunan ilegal “merupakan ancaman keamanan yang parah dan dapat memberikan perlindungan bagi para pelaku bom bunuh diri dan teroris lainnya yang bersembunyi di pemukiman penduduk.”

Dia mengatakan bahwa mereka yang mendirikan bangunan di sepanjang penghalang, “mengambil risiko ke jalur hukum.”
Berdasarkan data PBB, sekitar 20 warga Palestina bersedia tinggal di bangunan yang telah dipindahkan. Sementara 350 pemilik rumah yang sedang dibangun dan belum berpenghuni, juga terkena imbasnya.

Hussein al-Sheikh, menteri urusan sipil otoritas Palestina, menyebutkan bahwa penggusuran pada hari Senin merupakan “tindak kejahatan” dan menuntut campur tangan internasional.

Otoritas Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza menyerukan warga untuk mengintensifkan “perlawanan” terhadap “proyek pemukiman Zionis.”

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X