Senin, 9 Desember 2019

Data Pengguna FaceApp Diduga Ditransfer ke Rusia

- 20 Juli 2019, 10:11 WIB
FACEAPP/AP/VARIETY

LONDON, (PR).- Otoritas Kantor Komisi Informasi (ICO) sedang menginvestigasi dugaan bahwa FaceApp, aplikasi foto yang sedang viral karena dapat mengubah foto wajah seseorang jadi tua, telah menyalahgunakan data pribadi warga dunia.

Juru bicara lembaga pengawasan informasi dari Inggris tersebut, mengimbau orang-orang yang berniat menggunakan aplikasi FaceApp, untuk lebih berhati-hati saat menggunakan aplikasi ini.  ICO juga meminta masyarakat untuk tidak memberikan data-data personal kepada FaceApp sampai kebenarannya terungkap.

Aplikasi yang dapat digunakan di perangkat iPhone dan Android ini, memungkinkan pengguna untuk menggunakan filter penuaan oleh AI (kecerdasan buatan) dari gambar wajah yang mereka unggah.

Awal pekan ini, tagar faceappchallege sempat viral karena begitu banyak netizen menggunakan aplikasi tersebut. Namun, ketika orang-orang mengetahui bahwa perusahaan pengembang ini ternyata berbasis di Rusia, mulailah muncul banyak cerita tentang potensi pengambilan data.

FaceApp kemudian membantah menyimpan foto dari ponsel pengguna tanpa izin mereka. Kepala eksekutif FaceApp, Yaroslav Goncharov, mengatakan bahwa FaceApp tidak menjual atau berbagi data pengguna dengan pihak mana pun.

Goncharov berkata “FaceApp melaksanakan sebagian besar pemrosesan foto di cloud.” Dia juga mengatakan bahwa FaceApp hanya mengunggah foto yang pengguna pilih untuk bahan editan mereka. Masih kata Goncharov, FaceApp tidak pernah mentransfer gambar lain dari ponsel pengguna ke cloud.

Alasan mengapa FaceApp menyimpan foto yang diunggah di cloud, kata Goncharov, ini berkaitan kinerja dan lalu lintas internet. FaceApp ingin memastikan bahwa pengguna tidak mengunggah foto berulang kali untuk setiap operasi pengeditan. 

Goncharov menambahkan “Sebagian besar gambar dihapus dari server kami dalam waktu 48 jam sejak tanggal pengunggahan.”
Salah satu senator dari Amerika Serikat, Chuck Schumer, telah meminta FBI untuk menyelidiki FaceApp perihal kekhawatiran "risiko keamanan dan privasi nasional".

Schumer meminta FBI untuk memeriksa apakah foto-foto yang diunggah di FaceApp bisa jatuh ke tangan pemerintah Rusia atau orang-orang yang berhubungan dengan pemerintah Rusia.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X