Jumat, 24 Januari 2020

821 Juta Orang Menderita Kelaparan

- 17 Juli 2019, 05:13 WIB
ILUSTRASI penderita kelaparan.*/KABAR BANTEN

Malnutrisi masih tersebar luas di Afrika dimana 20 persen populasinya terdampak, dan di Asia sendiri lebih dari 12 persen penduduknya mengalami kekurangan gizi. Sementara, di Amerika Latin dan Karibia, hanya kurang dari tujuh persen populasinya yang mengalami malnutrisi.

FAO mengatakan, upaya yang saat ini dilakukan masih belum cukup dalam memenuhi tujuan untuk mengurangi separuh dari jumlah anak yang pertumbuhannya terhambat gizi buruk pada 2030.

Wanita terpukul

Robin Willoughby, kepala badan kebijakan pangan dan iklim di Oxfam GB, mengatakan wanita adalah orang yang paling terpukul oleh meningkatnya kelaparan.

"Racun buatan dari guncangan iklim, ketidaksetaraan dan konflik terus bermunculan seiring dengan berjalannya waktu" katanya.

"Jika kita ingin memenuhi target untuk mengakhiri kelaparan di tahun 2030, pemerintah harus segera mengurangi emisi rumah kaca, menyediakan lebih banyak dukungan untuk pertanian skala kecil dan meningkatan upaya untuk memberantas konflik kekerasan.”

Kelompok non- pemerintah di Perancis, CCFD- Terre Solidaire mengatakan bahwa di Afrika dan Amerika Latin, lemahnya ketahanan pangan memengaruhi pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

Sekitar 149 juta anak- anak di dunia yang saat ini menderita kelaparan mengalami keterlambatan pertumbuhan.

Pada saat yang sama, laporan PBB mencatat bahwa obesitas dan kelebihan berat badan yang mempengaruhi anak- anak usia sekolah dan orang dewasa pun meningkat di semua wilayah.***

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X