Senin, 17 Februari 2020

Susu Unta Lebih Bergizi dari Susu Sapi

- 12 Juli 2019, 19:24 WIB
FOTO ilustrasi hewan unta.*/REUTERS

Virus MERS

Penyakit yang Megan maksudkan adalah virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), yang dapat menyebar pada populasi unta di Timur Tengah. Virus yang dapat menyebabkan kematian ini dapat menyebar ke manusia dari kontak dengan Unta, atau dengan mengonsumsi susu unta mentah.

Meski susu unta telah dikonsumsi oleh manusia selama lebih dari 6.000 tahun, permintaan global terhadap susu ini meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, meskipun harganya yang mahal. Satu liter susu unta pasteurisasi dijual sekitar A $ 15 (sekitar Rp 147.000) di Australia, membuatnya 12 kali lebih mahal daripada susu sapi.

Meningkatnya minat terhadap susu unta belakangan didorong keinginan konsumen yang mencari manfaat lebih dari susu.

Susu unta lebih kaya gizi daripada susu sapi, seperti dalam hal vitamin C, vitamin B, zat besi, kalsium, magnesium dan kalium.

Kelebihan lainnya, menurut penilaian pasar Pemerintah Australia 2016, adalah susu unta diyakini dapat mengurangi alergi makanan dan musiman, mengurangi ketergantungan insulin dan pengobatan diabetes, juga membantu sistem pencernaan".

Penyembuhan

Rebecca Forwood telah mengimpor susu unta Australia ke Singapura selama hampir dua tahun dan percaya akan manfaatnya. "Saya benci istilah 'superfood', tetapi produk ini adalah salah satu yang terbaik," tambahnya.

"Sejak menjualnya sendiri, rata-rata sekitar 160-200 botol dengan ukuran satu liter dalam waktu sebulan, jumlah permintaannya terus bertambah karena semakin banyak orang yang menemukan manfaat penyembuhan dari susu unta," tuturnya.

Charlene Grosse, ahli diet dan juru bicara untuk Asosiasi Diet Australia, mengatakan meski diketahui susu unta tentu saja memiliki nutrisi yang baik, lebih banyak penelitian diperlukan untuk menguji beberapa klaim tentang produk ini.

"Ketika Anda melihat susu unta, itu seperti susu sapi, sangat bergizi," katanya.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X