Sabtu, 7 Desember 2019

Whale Watching, Bisnis Wisata yang Berkembang Pesat di Jepang daripada Memburu Paus

- 9 Juli 2019, 09:55 WIB
Seekor paus melompat di perairan kawasan Rausu, Hokkaido, Jepang.*/REUTERS

RAUSU, (PR).- Pengamatan paus atau whale-watching menjadi bisnis wisata yang berkembang pesat di Jepang. Jumlah pengunjung pengamatan paus di Jepang bertambah dua kali lipat antara rentang waktu 1998 hingga 2015, berdasarkan data nasional Jepang.

Seperti dilansir Reuters, salah satu usaha bisnis pengamatan paus di Okinawa, memiliki 18.000 pengunjung sepanjang Januari hingga Maret 2019 ini.

Terdapat berbagai spot populer untuk mengamati paus di Jepang, mulai dari pulau Okinawa hingga Rausu yang merupakan desa nelayan di Hokkaido.

Di Rausu, sebanyak 33.451 memesan paket tur kapal untuk pengamatan burung dan paus akhir tahun lalu. Sebagian besar menginap di hotel, makan di restoran milik warga lokal, dan juga membeli produk-produk lokal seperti landak laut dan rumput laut.

"Dari keseluruhan bisnis tur kapal untuk turis, 65 persennya adalah untuk pengamatan paus," ujar Ikuyo Wakabayashi, executive director dari Shiretoko Rausu Tourism Association. Dia mengatakan, jumlah peminat pengamatan paus terus bertambah setiap tahunnya.

Para wisatawan akan memenuhi dek-dek kapal, mereka berteriak kegirangan saat melihat sekelompok orcas muncul saling memercikkan air satu sama lain, berguling dan melompat keluar dari air. Sebuah pemandangan yang indah.

Di Kushiro, hanya 160 kilometer dari selatan Rausu, lusinan orang tertawa dan bersorak di kapal komersial pertama Jepang dalam 31 tahun terkahir, untuk berburu paus.

Saat itu, dua paus minke berhasil diburu dan dibunuh. Situasi ini membuat kapten kapal pengamat paus Masato Hasegawa merasa sangat khawatir.

"Mereka (pemburu paus) tidak akan datang ke daerah ini (Rausu) karena ini adalah taman nasional. Dan paus yang kita lihat hari ini, paus sperma dan orcas bukanlah jenis paus yang mereka buru," ujar mantan nelayan pollock berusia 57 tahun itu.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X