Jumat, 28 Februari 2020

Pemimpin Sekte Nxivm Sering Gelar Upacara Seks

- 20 Juni 2019, 10:36 WIB
PEMIMPIN Nxivm, Keith Raniere, tampil dalam persidangan di Brooklyn, New York.*/REUTERS

NEW YORK, (PR).- Keith Raniere, pemimpin sekte seks Nxivm (baca: Nexium) yang dituduh memperbudak perempuan, divonis bersalah atas semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Oleh panel juri dalam pengadilan yang telah berlangsung selama enam pekan di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pria berusia 58 tahun itu dinyatakan melakukan perdagangan seks, pornografi anak, serta pemerasan.

Raniere, yang mengaku tidak bersalah, kini terancam dengan hukuman penjara seumur hidup.

Selama persidangan berlangsung, hadirin mendengar bagaimana kelompok itu merekrut sejumlah perempuan, mencap mereka dengan inisial nama Raniere, serta memaksa mereka berhubungan seks dengan Raniere.

Raniere berkeras bahwa Nxivm adalah "perkumpulan yang mengacu pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang berupaya memberdayakan masyarakat".

Akan tetapi, para penyidik menyebut kelompok itu sejatinya adalah usaha perdagangan seks yang dibungkus sebagai kelompok bimbingan.

Para perempuan yang direkrut, menurut jaksa, diyakinkan bahwa semua anggota dalam kelompok itu adalah perempuan dan mereka diminta menyerahkan beragam hal yang kemudian dipakai untuk memeras mereka.

Suka sama suka

Raniere ditangkap aparat FBI di Meksiko, tahun lalu. Tim kuasa hukumnya mengatakan hubungan seks yang dituduhkan sebenarnya didasari suka sama suka.

Saat putusan dibacakan di luar sidang, para mantan anggota Nxivm bertepuk tangan ke arah tim jaksa.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X