Rabu, 26 Februari 2020

Enam Tentara Perkosa Dua Gadis

- 17 Juni 2019, 08:42 WIB
ILUSTRASI perkosaan.*/WONDERLIST

KHARTOUM, (PR).-  Aparat keamanan Sudan memerkosa perempuan selagi membubarkan para demonstran anti-Omar al-Bashir di luar markas besar militer 12 hari lalu. Hal itu diungkapkan sejumlah saksi mata kepada BBC, seperti dimuat di laman media Inggris tersebut, Minggu 16 Juni 2019.

Pejabat militer membantah tuduhan tersebut,tetapi Khalid (bukan nama sebenarnya) menceritakan kepada BBC tentang serangan seksual yang dia saksikan saat penindakan brutal pada hari itu.

Tatkala penembakan berlangsung sesaat setelah salat subuh, dia berlari mencari tempat berlindung di bangunan sekitar bersama demonstran lainnya.

Namun, ketika dua pemuda ini bersembunyi di sebuah ruangan di lantai atas, mereka mendengar suara jeritan. Didorong rasa keingintahuan, mereka mengintip ke bawah—ke arah anak tangga.

"Kami melihat enam tentara memerkosa dua gadis," ujar Khalid kepada BBC.

Di pihak lain, sejumlah selebriti asal AS, seperti Rihanna, Demi Lovato, Naomi Campbell dan Ne-Yo, menyerukan kekejaman di Sudan diakhiri. 

Untuk meningkatkan kesadaran warga global tentang Sudan via Instagram, mereka  mengubah profil  masing-masing menjadi berwarna biru.

Tagar  BlueforSudan pun disematkan untuk menghormati para pemrotes yang tewas saat mendesak Presiden Omar Bashir lengser.***
 


Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X