Jebakan China Sebabkan Uganda Kehilangan Bandara, Menteri Keuangan Minta Maaf karena Gagal Bayar Utang

- 29 November 2021, 16:53 WIB
Menteri Keuangan Uganda minta maaf setelah harus merelakan satu-satunya bandara untuk China karena gagal membayar utang.
Menteri Keuangan Uganda minta maaf setelah harus merelakan satu-satunya bandara untuk China karena gagal membayar utang. /

PIKIRAN RAKYAT - Uganda harus rela menyerahkan satu-satunya bandara internasional di negaranya, Bandara Internasional Entebbe beserta aset di dalamnya ke China.

Uganda kehilangan satu-satunya bandara internasionalnya tersebut karena gagal membayar utang ke China, media Afrika melaporkan.

Pemerintah Uganda dinilai gagal membalikkan perjanjian pinjaman dengan China yang memiliki persyaratan pembayaran untuk menyerahkan satu-satunya bandara.

Pekan lalu, Menteri Keuangan Uganda, Matia Kasaija telah meminta maaf kepada Parlemen karena telah "salah menangani" pinjaman multi-juta dolar dengan China.

Baca Juga: Fuji Sibuk Urus Gala Sky, Kondisi Adik Ipar Vanessa Angel Kini Disebut Memprihatinkan, Kenapa? 

Menurut laporan media Sahara Reporters, delegasi pejabat Uganda juga telah mengunjungi China pada awal tahun ini.

Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menegosiasikan ulang klausul beracun terkait pinjaman dengan China untuk memperluas Bandara Internasional Entebbe.

Namun, mereka pulang dengan tangan kosong karena pemerintah China menolak untuk mengizinkan perubahan apa pun dalam ketentuan asli dari kesepakatan itu.

Kejadian memalukan tersebut bermula pada saat tahun 2015, Bank Ekspor-Impor (EXIM) China meminjamkan Uganda 207 juta dolar atau setara Rp2,9 triliun dengan bunga dua persen pada saat pencairan.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: India Today

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network