Minggu, 15 Desember 2019

Amerika Serikat Menyita Kapal Kargo Korea Utara

- 10 Mei 2019, 14:04 WIB
null

WASHINGTON, (PR).- Amerika Serikat telah menyita sebuah kapal kargo milik Korea Utara, serta menuduh pelanggaran sanksi oleh negara itu, kata Departemen Kehakiman pada Kamis 9 Mei 2019. Penyitaan itu kemungkinan akan meningkatkan ketegangan antara kedua negara tersebut. Karena datang di tengah memburuknya hubungan antara keduanya.

Menurut Departemen Kehakiman, Kapal bernama Wise Honest M / V tersebut digunakan untuk mengangkut batubara berharga dari Korea Utara yang dijual di negara lain, termasuk China. AS dan PBB mengatakan bahwa Korea Utara telah melakukan penjualan batubara ilegal untuk mendanai program senjata nuklir dan rudal balistik.

Dikutip dari BBC News, dalam sebuah pernyataan, pejabat senior Departemen Kehakiman menyebut penyitaan itu sebagai yang pertama dari jenisnya, dan mengatakan itu adalah bagian dari kampanye "tekanan maksimum" AS terhadap pemerintah Korea Utara. Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Pertemuan antara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump berakhir tanpa persetujuan pada bulan Februari dengan AS bersikeras Korea Utara menghentikan program nuklirnya.

 

"Kapal pelanggar hukum ini sekarang tidak berfungsi," kata Asisten Jaksa Agung John Demers, kepala Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman. "Kami sangat berkomitmen pada tugas fungsi Departemen Kehakiman dalam memberikan tekanan maksimum kepada rezim Korea Utara untuk menghentikan pertikaiannya."

Kapal tersebut awalnya telah disita di Indonesia pada April 2018. Wise Honest, pertama kali ditangkap tahun lalu dan AS mengajukan surat perintah penyitaan pada Juli 2018. Indonesia telah menyerahkan kapal itu, dan sekarang sedang dalam perjalanan ke AS. "Kantor kami menemukan skema Korea Utara untuk mengekspor berton-ton batu bara bermutu tinggi ke pembeli asing dengan menyembunyikan asal kapal mereka, The Wise Honest," kata jaksa penuntut AS Geoffrey S Berman.

Geoffrey Berman mengatakan pada wartawan bahwa saat ini Kapal itu sedang dalam perjalanan ke Samoa Amerika. Berman mengatakan kapal itu "baru-baru ini ditahan" tetapi menolak memberikan tanggal pasti untuk pemindahan tahanan itu.

Kapal itu awalnya disita dari Korea Utara oleh otoritas maritim Indonesia pada bulan April 2018 dan seorang hakim AS pada bulan Juli tahun itu mengeluarkan surat perintah yang mengesahkan penyitaan kapal tersebut. (JT-Moh. Ryan)***



Editor: Erwin Kustiman

Tags

Komentar

Terkini

X