Jumat, 5 Juni 2020

Napak Tilas Jejak Rasul Dihiasi Makam dan Maqam

- 4 April 2019, 05:44 WIB
JEMAAH ziarah Jejak-jejak Rasul (JJR) Amoures Tour termasuk di dalamnya jemaah Khalifah Tour berfoto di depan papan penunjuk arah maqam Nabi Harun di Kota St Catherine, Mesir. Bangunan rumah di perbukitan diyakini sebagai maqam nabi tersebut.*/SARNAPI/PR

ANTARA kata makam dan maqam kerap disamakan. Sebab, kata maqam dari Bahasa Arab yang kerap diterjemahkan sebagai makam. Padahal, kedua kata itu berbeda jauh sehingga kerap terjadi salah paham.

Seperti saat ziarah Jejak-Jejak Rasul (JJR) Amoures Tour yang di dalamnya terdapat jemaah Khalifah Tour sering terjadi pemahaman yang salah di antara jemaah. Apalagi napak tilas perjuangan para nabi tersebut melintasi negeri para nabi seperti Mesir, Palestina, dan Yordania.

Ketika melintasi Kota St. Catherine di Mesir setidaknya jemaah ditunjukkan dua maqam nabi yakni Nabi Harun dan Nabi Saleh. "Adanya dua maqam nabi ini juga mengundang perdebatan karena katanya di Kota Tabuk, Arab Saudi, juga terdapat maqam Nabi Saleh. Sedangkan di Yordania katanya ada maqam Nabi Harun," ucap pemandu tur JJR, Atef Novea.

Sedangkan pemandu wisata asal Palestina, Isnandek Sami, lebih jauh menjelaskan perbedaan antara makam dan maqam. "Kalau makam berarti ada jenazah orang yang dikuburkan di situ. Yang sudah pasti adalah makam Nabi Muhammad di Masjid Nabawi, Madinah, dan makam para nabi di Kota Hebron, Palestina," katanya, Rabu 3 April 2019.

Makam para nabi di Kota Hebron yang letaknya berdekatan adalah makam Nabi Ibrahim dan istrinya Sarah, makam Nabi Yakub dan istrinya Layiquh, Nabi Yusuf, dan Nabi Ishak dengan istrinya Rifaqah," ujarnya.

Sementara makna maqam adalah keberadaan nabi di suatu daerah atau nabi pernah berdakwah di daerah tersebut lalu mendapatkan tanda sebagai peringatannya. "Apakah di maqam itu adalah jenazah nabi atau bukan, maka hanya Allah SWT yang tahu," ujarnya.

Dia mencontohkan maqam Nabi Yunus di daerah Halhul, Palestina, karena Nabi Yunus pernah selama beberapa waktu berada di kota tersebut. "Memang ada maqam Nabi Yunus di Masjid Halhul, namun tidak ada kepastian apakah itu benar memang makam Nabi Yunus? Wallahu a'lam," katanya.(Sarnapi/PR)***

Editor: anef


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X