Senin, 27 Januari 2020

Tak Cukup Angkatan Udara, Donald Trump Ingin Amerika Serikat Miliki Angkatan Antariksa

- 19 Juni 2018, 02:31 WIB

WASHINGTON, (PR).- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin, 18 Juni 2018 waktu setempat memerintahkan pendirian cabang keenam militer untuk mempermudah dominasi Amerika pada bidang antariksa.

"Ini tidak cukup hanya memiliki kehadiran seorang Amerika di ruang angkasa. Kita harus memiliki dominasi Amerika di luar angkasa," kata Trump sebelum pertemuan Dewan Antariksa Nasional, seperti dilaporkan Reuters, dilansir Kantor Berita Antara.

"Kami akan memiliki Angkatan Udara dan kami akan memiliki 'Angkatan Antarika'. Terpisah tetapi setara. Itu akan menjadi sesuatu. Sangat penting," katanya kemudian.

Meski begitu, Amerika Serikat adalah anggota dari Perjanjian Luar Angkasa, yang melarang penempatan senjata pemusnah massal di angkasa dan hanya memungkinkan penggunaan bulan dan benda langit lainnya untuk tujuan damai.

Trump juga menandatangani arahan tentang pengelolaan lalu lintas dan puing-puing di ruang angkasa.

Pengumuman tersebut merupakan langkah terbaru pemerintahannya untuk meningkatkan eksplorasi ruang angkasa AS. AS ingin mengirim penjelajah robot ke bulan paling cepat tahun depan sebagai langkah persiapan untuk mengirim astronot kembali ke sana untuk pertama kalinya sejak 1972, kata seorang pejabat Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA), Senin, 18 Juni 2018.

NASA merencanakan serangkaian misi bulan dimulai tahun depan yang bertujuan mengembangkan kapasitas untuk kembali ke bulan, kata Cheryl Warner, juru bicara Direktorat Eksplorasi Manusia NASA.

NASA akan bekerja dengan perusahaan swasta, yang belum dipilih, dalam misi, kata Warner dalam sebuah wawancara telepon.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala Puspitasari

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X