Maduro Terpilih Lagi Jadi Presiden Venezuela, Dunia Mengecam

- 21 Mei 2018, 15:03 WIB

CARACAS, (PR).- Di tengah kondisi ekonomi Venezuela yang carut-marut, Nicolás Maduro secara mengejutkan berhasil mempertahankan jabatannya sebagai presiden untuk periode kedua setelah memenangi pemilu.  Dilansir laman The Guardian, Senin 21 Mei 2018, Maduro berhasil meraup 67,7% suara yang membuatnya kembali menjadi presiden di negara Amerika Latin yang sedang dilanda krisis itu.

Akan tetapi, kemenangannya itu diyakini banyak  kalangan penuh kecurangan. Bahkan, dunia internasional pun telah mengecam dugaan Maduro membeli suara. 

Sementara Maduro membantah tudingan itu. Usai dipastikan sebagai pemenang pemilu, di hadapan para pendukungnya yang berkerumun di luar istana kepresidenan di Caracas pada Minggu malam waktu setempat atau Senin siang WIB, Maduro memuji “proses pemilihan tanpa cela” yang telah mengembalikannya ke tampuk kekuasaan dengan 67,7% suara.

“Ini adalah hari bersejarah! Hari kemenangan heroik! Hari kemenangan yang indah - kemenangan yang sejati," teriak Maduro.

“Seluruh Venezuela telah menang! Demokrasi telah menang! Perdamaian telah menang! Konstitusi telah menang, ini pemilihan yang konstitusional, sah dan legal," ujarnya  sebelum mengklaim:" Kami memiliki presiden rakyat! Seorang presiden yang bekerja! "

loading...

KPU Venezuela mengumumkan bahwa jumlah pemilih pada pemilu kali ini rendah,  hanya 46,1%, turun dari 80% yang terdaftar pada pemilihan presiden terakhir pada tahun 2013.  Menurunnya jumlah pemilih disebabkan  boikot oleh kelompok oposisi utama Venezuela.

Tibisay Lucena, kepala komisi pemilihan umum Venezuela, mengatakan kepada wartawan, Maduro mendapatkan lebih dari 5,8 juta suara dibandingkan dengan 1,8 juta saingan terdekatnya, Henri Falcón.

Ketika hasil keluar, pendukung Maduro dilaporkan berpesta kembang api di kawasan miskin  Caracas. Mereka juga menari dan memutar lagu pop Latin di sekitar istana presiden di kawasan pusat kota Miraflores.

Halaman:

Editor: Huminca Sinaga


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X