Sabtu, 4 April 2020

Xi Jinping di Tiongkok Seperti "Kaisar", Dia Akan Berkuasa Tanpa Batas Waktu

- 27 Februari 2018, 04:08 WIB

BEIJING, (PR).- Politik Tiongkok kini menjadi ­perhatian global setelah kelompok petahana Partai Komunis Tiongkok mengusulkan perubahan konstitusi yang mengatur masa jabatan ­presiden maksimal dua periode. Sementra itu, sejumlah analis menilai perubahan konstitusi yang diajukan Partai Komunis akan membuat Xi Jinping berkuasa tanpa batas. 

CNN melaporkan, Senin 26 Februari 2018, banyak kalangan menilai, usulan itu akan disetujui karena selama ini Partai Komunis Tiongkok merupakan pengua­sa terkuat di negara tersebut.

Apa yang diusulkan akan selalu disetujui oleh Kongres Rakyat Nasional atau semacam parlemen pada pemerin­tahan komunis Tiongkok.

BBC menyebut, dengan usulan Partai Komunis yang rencananya akan di­sahkan menjadi UU baru pada 5 Maret mendatang,  Presiden Xi Jinping akan tetap bisa menjabat setelah masa akhir jabatan keduanya pada 2023 mendatang.

loading...

Tahun lalu, kongres Partai Komunis sudah memberinya status sebagai pemimpin yang paling berpengaruh di Tiongkok setelah mendiang Mao Zedong.

Pada kongres Oktober tahun lalu, tercapai suara bulat untuk memasukkan ”Pemikiran Xi Jinping tentang Sosialisme dengan Watak Tiongkok pada Era Baru” ke dalam konstitusi Partai Komunis.

Usulan pencabutan pasal yang membatasi dua masa jabatan presiden diperkirakan akan disahkan da­lam sidang Kongres Rakyat Nasional pada 5 Maret mendatang.

Kongres Rakyat Nasional—yang merupakan parlemen Tiongkok—biasanya lebih merupakan pengesah­an atas usulan-usulan yang sudah lebih dulu disiapkan partai. Para pengamat menduga kali ini juga tidak akan ada hambatan atas usulan pencabutan pasal tersebut.

Halaman:

Editor: Huminca Sinaga

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X