Studi Baru: Infeksi Covid-19 Sebabkan Komplikasi Neurologis Lebih Besar daripada Vaksin

- 26 Oktober 2021, 07:09 WIB
Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. /Pixabay/PIRO4D

PIKIRAN RAKYAT - Sebuah studi baru menunjukkan, Covid-19 jauh lebih mungkin menyebabkan komplikasi neurologis pada manusia daripada vaksin Covid-19.

Para peneliti dari Universitas Oxford dalam studi baru itu menganalisis catatan perawatan kesehatan lebih dari 32 juta orang di Inggris dan menemukan bahwa sindrom Guillain-Barre, Bell's palsy, dan stroke perdarahan terkait dengan infeksi dan vaksinasi.

Namun, sementara dosis pertama vaksin AstraZeneca dan Pfizer dapat menyebabkan perkembangan peristiwa neurologis yang merugikan segera setelah pemberian, infeksi dari Covid-19 membawa risiko yang jauh lebih besar daripada salah satu suntikan.

Baca Juga: Menderita Bertubi-tubi, Perusahaan Nino Bangkrut dan Terancam Tak Bisa Lihat Reyna Lagi, Bocoran Ikatan Cinta

Studi yang dipublikasikan di Nature Medicine memperkirakan ada 38 kelebihan kasus sindrom Guillain-Barre per 10 juta orang yang diberi vaksin AstraZeneca, dibandingkan dengan 145 kasus per 10 juta setelah dites positif Covid-19.

“Dalam penelitian kami terhadap lebih dari 32 juta orang, kami menemukan bahwa beberapa komplikasi neurologis seperti sindrom Guillain-Barre terkait dengan infeksi Covid-19 dan vaksinasi dosis pertama," ungkap Dr Lahiru Handunnetthi, salah satu penulis penelitian, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Independent.

Menurutnya, komplikasi neurologis ini sangat jarang, tetapi kesadaran akan hal ini penting untuk perawatan pasien selama program vaksinasi massal di seluruh dunia.

Baca Juga: Tegas, Gus Yaqut Sebut Kemenag Milik Semua Agama dan Harus Fasilitasi Semua Agama

Uji klinis vaksin awal tidak cukup besar untuk dapat mendeteksi kejadian neurologis merugikan yang sangat langka, yang terjadi pada kurang dari satu orang dari 10.000 orang.

Halaman:

Editor: Nur Annisa

Sumber: Independent


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X