Presiden Mesir Al Sisi Akhiri Keadaan Darurat Negara Usai 4 Tahun Diberlakukan

- 26 Oktober 2021, 07:01 WIB
Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi mencabut keputusan keadaan darurat negara setelah selama empat tahun diberlakukan.
Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi mencabut keputusan keadaan darurat negara setelah selama empat tahun diberlakukan. /REUTERS/Yiannis Kourtoglou

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi mengatakan bahwa dia mengakhiri keadaan darurat negara untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Mesir pertama kalinya memberlakukan keadaan darurat pada April 2017, dan memperpanjangnya dengan interval tiga bulan semenjak itu, Al Sisi mengakhirinya pada Senin, 25 Oktober 2021.

“Keputusan ini diambil mengingat partisipasi warga Mesir dalam semua aspek pembangunan dalam beberapa tahun terakhir,” kata Al Sisi.

Baca Juga: Akhirnya Jawab Isu Thalita Latief Pelakor, Istri Sah: Suami Saya Orang Baik

Dia mengatakan keputusan penghentian keadaan darurat ini diambil sembari mengingat para martir Mesir dengan bangga dan penghargaan seperti yang dilakukannya.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Al-Arabiya, Al Sisi menyampaikan Mesir tidak dapat mencapai kondisi yang stabil juga keamanan tanpa adanya pengorbanan mereka.

Mesir adalah negara terpadat di dunia Arab, dengan hampir 100 juta orang, yang telah berada di bawah status pembatasan darurat sejak April 2017.

Baca Juga: Viral Video Kapolres Nunukan Diduga Pukul Anak Buahnya, Propam Lakukan Pemeriksaan

Hukum Darurat Mesir 167 Tahun 1958 diumumkan di Mesir melalui Keputusan Presiden No. 127/2017 pada 10 April 2017 setelah pengeboman dua gereja Koptik di Tanta dan Alexandria yang mengakibatkan 45 warga tewas.

Halaman:

Editor: Aliyah Bajrie

Sumber: Al Arabiya


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X